Haikal dan Ridzki, siswa Sukma Bangsa dari Aceh, mewakili Indonesia dalam ajang Regeneron International Science and Engineering Fair (ISEF) 2021.
Haikal dan Ridzki, siswa Sukma Bangsa dari Aceh, mewakili Indonesia dalam ajang Regeneron International Science and Engineering Fair (ISEF) 2021.

Dua Siswa Sukma Bangsa Lhokseumawe Wakili Indonesia di ISEF 2021

Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa Prestasi Pelajar
Lampost • 06 Mei 2021 08:03
Aceh: Usai melalui proses seleksi, Haikal dan Ridzki terpilih mewakili Indonesia dalam ajang Regeneron International Science and Engineering Fair (ISEF) 2021. Keduanya merupakan siswa asal SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe.
 
Direktur Pendidikan Yayasan SMA Sukma Bangsa, Tongki Yasanada mengatakan, ada sekitar 1.500 proposal penelitian yang diajukan oleh peserta kepada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Kemudian, proposal penelitian itu diseleksi hingga tersisa 20 peserta untuk masuk pada tahap bimbingan.
 
"Dalam tahapan bimbingan ini, Haikal dan Ridzik didampingi oleh Dr. Nofdianto, peneliti Perairan Darat LIPI dan tim guru Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe; Fauza Azima, Sarlivanti dan Zubir," ujar Tongki melalui keterangan tertulis, Rabu, 5 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Anggaran Pendidikan Diusulkan Disisihkan Dukung PTM Terbatas
 
Proposal riset milik Haikal dan Ridzik berjudul 'Evaluasi Model Konstruksi Facade Fotobioreaktor Chlorella Pyrenoidosaa terhadap Mikrolimat Ruangan dan Daya Tumbuh Jamur Aspergillus Niger'. Selanjutnya, riset itu terpilih menjadi yang terbaik dalam kategori Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Kelautan dan berhak mewakili Indonesia di ajang ISEF.
 
"Kedua siswa menjadi peneliti utama dalam riset ini," kata dia.
 
Tongki menambahkan capaian Haikal dan Ridzik itu diharapkan akan memperkuat budaya sekolah yang selama ini terus dikembangkan serta memberi ruang luas terhadap tumbuhnya rasa ingin tahu. Kemudian, memberikan penghargaan terhadap logika rasional dan prinsip-prinsip berpikir ilmiah di seluruh entitas sekolah.
 
"Juga semoga capaian ini akan memperkuat sikap mental berpikir ilmiah dan tradisi riset yang kuat di sekolah," ujar Tongki.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif