Jan Meyer Saragih, peraih IPK Tertinggi dalam Wisuda ITB Oktober 2021. Foto: Dok. ITB
Jan Meyer Saragih, peraih IPK Tertinggi dalam Wisuda ITB Oktober 2021. Foto: Dok. ITB

Jan Meyer Saragih Raih IPK 3,98, Begini Cara Belajar Wisudawan Terbaik ITB

Pendidikan Wisuda Perguruan Tinggi ITB Mahasiswa
Citra Larasati • 27 Oktober 2021 17:10
Jakarta:  Jan Meyer Saragih, mahasiswa program studi Teknik Informatika lulus dengan IPK 3,98. Atas pencapaian tersebut, Meyer dinobatkan sebagai mahasiswa peraih IPK tertinggi pada Wisuda Pertama Institut Teknologi Bandung (ITB) TA 2021/2022, Sabtu, 23 Oktober 2021 lalu.
 
“Awalnya saya tidak menyangka menjadi wisudawan dengan IPK tertinggi. Perasaan saya awalnya kaget dan tentunya senang juga. Setelah 4 tahun, ternyata saya bisa mendapat IPK tertinggi yang menurut saya merupakan pencapaian yang cukup baik,” ujar Meyer yang menjadi perwakilan wisudawan dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) yang hadir ke Aula Barat.
 
Dikutip dari laman ITB, sebenarnya Meyer merasa kurang bisa juga dalam membagi waktu. Meyer juga merasa dirinya kurang aktif dalam organisasi, tidak aktif di UKM, sehingga ia banyak memiliki waktu luang untuk belajar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bisa meraih IPK tertinggi tentu bukan perkara mudah. Cara belajar Meyer adalah dengan mencatat ketika kelas berlangsung dan tidak hanya mendengarkan di kelas saja. Ia merasa bahwa mencatat lebih baik daripada mendengarkan saja.
 
Selain itu, strategi belajarnya adalah beberapa hari sebelum ujian dibaca kembali catatan yang telah ia buat sebelumnya. Ia tidak merasa begitu beda dengan cara belajar teman-temannya, bahkan Meyer belajar juga bersama teman-teman. “Saya kadang mengajarkan teman saya ketika belajar bareng sehingga me-recall pelajarannya lagi,” ucap Meyer.
 
Baca juga:  Lagi, Guru Besar ITS Masuk Daftar Top 2% World Ranking Scientist 2021
 
Kesan Meyer selama empat tahun ITB adalah pertama-pertama TPB, perasaannya masih bahagia masuk ITB. Setelah tingkat kedua terasa jauh lebih chaos dari tingkat pertama, TA tetap tertunda yang awalnya berencana lulus di bulan Juli dan sempat merasa putus asa.
 
Merasa chaos di tugas-tugas dari mata kuliah. Namun semua itu bisa ia lalui sampai akhirnya lulus dan tetap bisa menjadi wisudawan dengan IPK tertinggi.
 
Rencana setelah lulus, awalnya Meyer berpikir untuk melanjutkan studi. Namun, sekarang berpikir untuk bekerja terlebih dahulu 1-2 tahun, lalu melanjutkan studi.
 
“Lega telah lulus dari ITB. Akhirnya tugas akhir selesai. Bahagia juga dapat membantu orang tua saya yang telah membiayai saya sampai kuliah,” ucap Meyer.
 
Pesan dari Meyer untuk wisudawan lainnya. “Dengan berhasilnya kita lulus di wisuda Oktober kali ini, membuktikan bahwa ini hasil dari perjuangan kita. Semoga di masa depan tidak kendor semangatnya dan terus berusaha lebih baik lagi untuk membangun Indonesia yang lebih baik.”
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif