Parama Pradana Suteja (kanan bawah) saat Konferensi Video bertema 'The Mindset to be High Achievers-Tips and Trics' yang digelar oleh Jakarta International College (JIC). Foto: Zoom
Parama Pradana Suteja (kanan bawah) saat Konferensi Video bertema 'The Mindset to be High Achievers-Tips and Trics' yang digelar oleh Jakarta International College (JIC). Foto: Zoom

Diterima di 11 Universitas Top Amerika, Pemuda Asal Solo Pilih Harvard

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 31 Mei 2020 11:11
Jakarta: Setelah lulus jenjang S1 di University of California Berkeley, Amerika Serikat, Parama Pradana Suteja mencoba berburu beasiswa untuk melanjutkan studi S2 di negara yang sama. Pemuda asal Solo, Jawa Tengah ini pun mengaku kaget, karena ia tak hanya diterima dan mendapat beasiswa di satu atau dua kampus, melainkan 11 universitas ternama sekaligus di negeri Paman Sam itu.
 
"Jadi benar, setelah lulus (S1), Saya mencoba jalur beasiswa untuk S2. Setelah melengkapi banyak berkas dan mengirimkannya, saya cukup kaget, karena diterima di 11 universitas," kata pemuda yang akrab disapa Pradana tersebut dalam Konferensi Video bertema 'The Mindset to be High Achievers-Tips and Trics' yang digelar oleh Jakarta International College (JIC), Sabtu, 30 Mei 2020.
 
Pradana mengaku, capaian tersebut tidak dicapainya dengan mudah. Berbagai persyaratan nilai harus ia penuhi untuk dapat lolos di 11 universitas top dunia itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mungkin ada satu tahun saya menunda mendaftar S2 setelah lulus S1, sambil bekerja juga. Dalam kurun waktu satu tahun itu saya mencoba melengkapi berkas," sambungnya.
 
Baca juga:Peringkat I Scopus, Dosen ITS Raih Anugerah Kemenristek
 
Adapun universitas yang menerimanya, antara lain Havard University, Massachusetts Institute of Technology, Yale University, Cornell University, Princeton University, University of Pennsylvania, Columbia Universita, hingga University of California Berkeley. Beasiswa yang ditawarkan kampus tersebut kepadanya pun beragam.
 
"Ada yang beasiswa full sampai lulus, ada yang hanya uang pendidikan saja," terang pria yang menghabiskan masa sekolahnya mulai TK, SD hingga SMA di kota Solo ini.
 
Baca juga:Anastasia, dari S1 langsung Masuk S3 di Usia 21 Tahun
 
Namun, pilihan Pradana akhirnya jatuh pada Harvard University. Sebab dia meyakini, kampus ini memiliki kapasitas yang baik untuk bidang yang telah ditekuninya. Selain itu tentu saja, banyak tokoh-tokoh yang menjadi idolanya merupakan alumnus Harvard, yakni Bill Gates dan Nadiem Makarim.
 
"Saya lulusan arsitek. Di kampus sebelumnya, banyak dosen saya yang juga mengajar di Harvard," sambung dia.
 
Selanjutnya dia berharap, kuliahnya akan berjalan mulus. Pradana mengaku akan menekuni dunia arsitek bukan hanya sekadar mendesain bangunan yang apik. Namun juga sekaligus membangun Sumber Daya Manusianya sekaligus.
 
"Ketika kita sudah melanjutkan pendidikan, dan ilmu bertambah, saya bukan hanya akan membangun gedung. Tapi juga membangun sumber daya manusia. Itu harapan saya dan semangat saya untuk terus belajar," pungkas Pradana.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif