Riski, pelajar SMK Muhammadiyah 2 Muntilan pebisnis warung angkringan. Tangkapan layar Youtube Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud.
Riski, pelajar SMK Muhammadiyah 2 Muntilan pebisnis warung angkringan. Tangkapan layar Youtube Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud.

Kisah Sukses Pelajar SMK Pebisnis Warung Angkringan

Pendidikan Wirausaha Pendidikan Vokasi Prestasi Pelajar SMK
Arga sumantri • 28 Oktober 2020 10:32
Jakarta: Membuat kopi dan minuman, menyusun aneka camilan juga gorengan, melayani pengunjung, hingga mencuci perlengkapan warung angkringan sudah jadi kegiatan rutin Riski, siswa SMK Muhammadiyah 2 Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Desakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pendidikan membuat remaja 17 tahun ini berani membuka bisnis angkringan.
 
Warung angkringan milik Riski buka sejak pukul 04.00 hingga 19.00, saban hari. Menariknya, ia sudah punya seorang karyawan yang membantu menjaga angkringan selama jam sekolah.
 
Rizki bercerita, sebelum membuka usaha angkringan, ia pernah berjualan lampu hias dari paralon. Suatu ketika, alat untuk membuat lampu hias miliknya rusak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semangat membuat lampunya itu kurang gitu ya, waktu belajar juga kurang, terus saya memilih membuka usaha lain," kata Rizki mengawali ceritanya yang ditayangkan akun YouTube Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
 
Setelah bermusyawarah dengan keluarga, Riski memutuskan membuka usaha angkringan. Jika biasanya warung angkringan buka malam hari, Riski memutuskan membuka warungnya sejak pagi. Sebab, posisi warung angkringan Riski berada persis di dekat pasar pagi.
 
Baca:Siswa Indonesia Rajai Olimpiade Matematika Internasional
 
Bisnis yang dijalani Riski menemui banyak rintangan. Mulai dari rasa bosan, hingga kondisi pembeli yang tak menentu. Sifat pembeli juga seringkali membuatnya kesal. Namun, situasi ini tak mematahkan semangat pemuda Muntilan itu.
 
"Pernah merasakan pusing, karena banyak hambatan dari pembeli. Kadang makan gorengan lima mengakunya tiga atau dua. Saya tidak putus asa, bahwa kita berwirausaha itu mau mencari uang buat bayar sekolah," ungkapnya.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif