Chosyatillah, wisudawan terbaik dari prodi Sastra Jerman Unpad. Foto: Unpad/Dok.Humas
Chosyatillah, wisudawan terbaik dari prodi Sastra Jerman Unpad. Foto: Unpad/Dok.Humas

Wisudawati Terbaik Unpad, Lulus Sarjana dalam Tiga Tahun

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 09 November 2019 16:07
Bandung: Lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,79 membuat Chosyatillah dari Sastra Jerman, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) terpilih menjadi Wisudawan Terbaik Program Sarjana pada Wisuda Lulusan Unpad Gelombang I tahun akademik 2019/2020. Tak hanya itu, ia berhasil merampungkan studinya dalam tiga tahun.
 
Tilla sapaan akrabnya, mengungkapkan, cita-citanya untuk menjadi diplomat selepas lulus kuliah. Dengan menjadi diplomat, Tilla mengaku ingin memberikan sumbangsih bagi negara.
 
Untuk itu ia bertekad untuk terus meningkatkan kemampuannya dengan melanjutkan studi. “Saya ingin memberikan sumbangsih bagi Indonesia dengan kemampuan-kemampuan yang saya miliki,” kata Tilla, dikutip dari laman Unpad, Sabtu, 9 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perempuan kelahiran 1998 ini memang memiliki ketertarikan yang kuat pada bahasa Jerman. Bahkan sebelum kuliah Tilla sudah mengantongi sejumlah sertifikat bahasa Jerman yang diakui secara internasional.
 
Ketika kuliah pun, Tilla rajin untuk meningkatkan kemampuannya itu dan mengambil sejumlah sertifikasi. Hal inilah yang membuatnya dapat menjalani studi lebih cepat.
 
“Punya sertifikat dari sebelum kuliah, tapi semenjak kuliah saya kejar sertifikat terus untuk mengejar level atas lagi,” ungkap Tilla.
 
Ketertarikan Tilla ternyata tidak berhenti pada bahasa saja. Ia juga mengagumi sistem pendidikan di Jerman.
 
Ketika kuliah pun Tilla sempat mengikuti kegiatan di Jerman melalui program beasiswa dari Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) atau The German Academic Exchange Service ( DAAD) has regional offices and information.
 
Selain akademis, Tilla juga aktif dalam berorganisasi dan rajin mencetak prestasi. Beberapa organisasi yang diikuti Tilla di antaranya Himpunan Mahasiswa Sastra Jerman Unpad, Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jerman Indonesia, Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jerman Indonesia, serta Ikatan Putra Putri Praja Pariwisata.
 
Di ranah prestasi, perempuan yang baru saja berulang tahun di 8 November ini berhasil menjadi runner up I Duta Wisata Kabupaten Musi Banyuasin 2017, menjadi delegasi Unpad dalam Konferensi Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jerman Indonesia 2017, serta menjadi Duta Favorit Putra Putri Praja Pariwisata Indonesia 2017.
 
Selain itu, ia juga merupakan penerima beasiswa Program Pertukaran Mahasiswa di Ramkhamhaeng Thailand 2018. “Kita kan tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi kita juga harus memiliki kemampuan di bidang lain,” tutur Tilla.
 
Dengan kegiatannya yang cukup banyak, Tilla sempat merasa kesulitan membagi waktu antara belajar dan berbagai aktivitas lainnya. Namun tekad yang kuat menjadikan Tilla mampu untuk menjalaninya dengan baik.
 
“Mau enggak mau saya harus bisa. Jadi karena tekad yang besar itu saya harus bisa membagi waktu saya,” ujar Tilla.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif