Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Brawijaya, Bagus Prasetyo Nugroho. Foto: Medcom.id/Syaikhul Hadi
Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Brawijaya, Bagus Prasetyo Nugroho. Foto: Medcom.id/Syaikhul Hadi

Menunggu Sidang Skripsi, Calon Insinyur Buka Usaha Kuliner

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Syaikhul Hadi • 07 Februari 2020 09:09
Sidoarjo: Bagus Prasetyo Nugroho (23), mahasiswa semester akhir Universitas Brawijaya ini memantapkan diri merintis usaha di bidang kuliner. Bisnis kuliner dipilihnya, meski ia berlatar belakang jurusan Teknik Sipil, salah satunya karena usaha makanan dianggap "enggak ada matinya".
 
Mahasiswa asal Desa Kejapanan, Pasuruan, Jawa Timur ini mengakui, dunia usaha kuliner merupakan hal baru baginya. Sebab, semasa kuliah dia hanya berfokus pada hal-hal yang terkait dengan program studi yang ia pelajari, yakni Teknik sipil.
 
"Kenapa saya masuk Teknik sipil, karena orang tua juga sebagai kontraktor. Jadi, kemarin-kemarin hanya fokus mendalami Teknik sipil," ujar Bagus, ketika ditemui di Malang, Kamis, 6 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kini, dia telah menyelesaikan skripsinya. Sembari menunggu sidang uji skripsinya, dia mulai mencoba hal baru di dunia bisnis kuliner.
 
Bagus memberi merek pada usahanya tersebut dengan nama "Combine Resto (Steak and Cobek)" yang bertempat di Jalan Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo. "Rencananya mau diadakan grand opening dalam waktu dekat ini. Mohon doanya," tambah Bagus.
 
Menggeluti dunia bisnis yang akan dirintisnya ke depan ini merupakan tantangan dalam menghadapi industri 4.0. Sebab menurut Bagus, kalangan muda-mudi dituntut selalu kreatif, mandiri, dan memanfaatkan peluang yang ada dalam menghadapi perubahan zaman.
 
"Hanya ingin menambah wawasan, memanfaatkan peluang yang ada, dan yang terpenting adalah anak muda masih bisa berkarya. Bagi saya, kenapa pilih kuliner ini karena tiada matinya," jelasnya.
 
Nama "Combine Resto Steak and Cobek" sendiri diambil dari perpaduan masakan khas miliknya yakni ayam crispy dan daging tenderloin.
 
"Terkadang ada orang milih makan ayam saja, atau daging saja. Nah, kenapa enggak kita kombinasikan saja. Mungkin ini cocok bagi kalangan milenial," terangnya.
 
Selain itu, Bagus juga menyediakan tempat atau stan-stan bagi warga setempat yang ingin menjajakan khas kulinernya. Seperti yang terlihat di sebelah kiri resto terdapat beberapa stan dengan berbagai aneka kuliner. Seperti Cmokod Pisang Crispy, Lien Pangsweet, Wagela Potato, Amarta Salad, Chicken, Winner kebab, Kaleci, dan Jagung mozalumer.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif