Satu keluarga diwisuda bersama di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Kabupaten Banyumas. Foto: Antara/Sumarwoto
Satu keluarga diwisuda bersama di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Kabupaten Banyumas. Foto: Antara/Sumarwoto

Unik! Satu Keluarga Ini Diwisuda Bersama

Pendidikan Pendidikan Tinggi Wisuda Perguruan Tinggi
Antara • 06 Maret 2021 17:05
Banyumas: Satu keluarga yang terdiri atas bapak, ibu, dan satu orang anaknya diwisuda bersamaan saat acara Wisuda Magister, Sarjana, dan Ahli Madya Ke-66 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah. Wisuda digelar secara kombinasi luring dan daring.
 
Sebuah keluarga asal Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jateng, tersebut mengikuti wisuda secara luring yang dipusatkan di lapangan Mas Mansoer, Kampus I UMP, Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Sabtu, 6 Maret 2021. Pasangan Muhammad Daswalidin dan Heni Mei Deviyani dan putri sulungnya Aniestria Ahshaina Aghnat mengaku senang dapat diwisuda bersama-sama.
 
"Alhamdulillah hari ini bisa melaksanakan prosesi wisuda, baik pascasarjana maupun sarjana, berjalan dengan baik dan lancar, dengan mematuhi protokol kesehatan secara sempurna. Kami merasa bersyukur pada Allah SWT dan berbahagia (karena) pada kesempatan hari ini, kami satu keluarga dapat mencapai target pendidikan," kata Muhammad Daswalidin, Sabtu, 6 Maret 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengaku lulus dari Magister Manajemen dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,7. Sedangkan, istrinya lulus dari Magister Pendidikan Dasar dengan IPK 3,9. sehingga mendapat predikat cumlaude. Puterinya, lulus Sarjana Farmasi dengan IPK 3,17.
 
Baca: Kisah Andrew Friend, Bule AS Pencipta Kamus Bahasa Suku Sasak
 
Menurut dia, wisuda tersebut memberi kesan tersendiri bagi keluarganya karena dalam suasana pandemi covid-19 diberi kesempatan untuk mengikuti wisuda secara luring.
 
Terkait dengan perjuangan dalam menyelesaikan studi, dia mengaku memilih UMP karena perguruan tinggi Muhammadiyah itu memberikan keringanan biaya berupa beasiswa kader bagi dirinya dan istri.
 
"Kami dapat beasiswa kader dari Muhammadiyah untuk kuliah di UMP, sehingga kami dapat melaksanakan kegiatan perkuliahan dengan sempurna, maksimal, dan Alhamdulillah dapat lulus bersama," kata guru SMK Muhammadiyah Bumiayu itu.
 
Terkait dengan anaknya yang baru menyelesaikan Sarjana Farmasi, dia mengatakan selanjutnya akan menempuh pendidikan Profesi Apoteker agar kelak bisa berwirausaha secara mandiri. Sementara itu, Heni Mei Deviyani mengaku senang dapat menyelesaikan pendidikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan bersama.
 
Baca: Lulus Kuliah, Jebolan OSC Ini Gabung di Tim Konsultan Proyek Kementerian
 
Heni dan suaminya dapat menyelesaikan program pascasarjana selama dua tahun. Sedangkan, putrinya menyelesaikan program sarjana selama empat tahun.
 
"Kami saling menyemangati. Ketika mengerjakan, sendiri-sendiri dan saling berbagi," kata Heni, yang juga guru SD Negeri Kranggan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.
 
Sementara itu, Aniestria Ahshaina Aghnat mengaku sangat terkesan karena bisa diwisuda bersama dengan kedua orang tuanya. "Pastinya, momentum yang sangat langka, yang tidak semua orang mungkin bisa merasakan wisuda bersama," kata Aniestria.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif