Wisudawan Bidikmisi ITS Terbaik Zahrah Ayu Afifah Febriani. Foto; Dok. ITS
Wisudawan Bidikmisi ITS Terbaik Zahrah Ayu Afifah Febriani. Foto; Dok. ITS

Wisudawan Terbaik ITS, Sempat Jual Ayam untuk Ikut SBMPTN

Pendidikan Pendidikan Tinggi Wisuda Perguruan Tinggi ITS
Citra Larasati • 29 Oktober 2020 13:32
Jakarta:Zahrah Ayu Afifah Febriani, membawa Departemen Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dinobatkan sebagai wisudawan Bidikmisi terbaik di Wisuda ITS ke-122. Kesenangannya pada rumus matematika sejak di bangku sekolah, juga membawa Zahrah menikmati kuliahnya di Teknik Informatika, bahkan banyak prestasi semasa di bangku kuliah.
 
Berbagi kilas balik perjalanannya, perempuan yang akrab disapa Zahrah ini mengaku bahwa kecintaannya pada dunia pemrograman bermula dari kesenangannya menurunkan rumus matematika di bangku sekolah. “Sebab, konsep berpikir dalam penurunan rumus ternyata diterapkan dalam dunia pemrograman,” tutur peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,85 itu.
 
Mahasiswa asal Cilegon ini kemudian membulatkan tekad untuk berkuliah di Teknik Informatika ITS. Demi mendukung cita-cita tersebut, ia bercerita bahwa sang ayah rela menjual ayam peliharaannya demi ongkos sang putri sulung mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Surabaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alhamdulillah Saya berhasil lolos di pilihan pertama kala itu,” ungkapnya bersyukur.
 
Meski telah resmi menjadi mahasiswa ITS di tahun 2016, Zahrah mengaku bahwa Ia harus berkawan dengan keterbatasan fasilitas dan dana. Namun, Ia selalu teguh pada prinsipnya untuk tidak memikirkan kesulitan yang ada.
 
“Lebih baik beradaptasi dengan keadaan daripada terus menuntut,” ujar Zahrah dikutip dari siaran pers.
 
Berbekal tekad tersebut, pada 2019, Zahrah berhasil menyabet juara pertama pada ajang PIMNAS In Campus ITS (PIC). Pada ajang tersebut, Ia memperkenalkan salah satu inovasinya yang bernama Smart Shrimp Counter (SSC).
 
“SSC adalah kapal tanpa awak yang dirancang untuk membantu petambak udang dalam menghitung banyaknya udang dan memantau kondisi tambak,” paparnya.
 
Selain itu, Zahrah juga mengaku sempat mengikuti Laboratorium Internship di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) serta magang di Schneider Electric Manufacturing Batam pada 2018 dan 2019 silam. Ia juga aktif menerima jasa pembuatan website dan aplikasi.
 
“Saya juga sempat mengikuti Gojek Upscale 3.0, sejenis mini-boot camp yang diadakan oleh Gojek,” bebernya.
 
Tidak hanya itu, Zahrah juga aktif berorganisasi. Pada tahun 2017, Ia mengaku pernah menjadi bagian dari Staf Kesejahteraan Mahasiswa (Kesma) Himpunan Mahasiswa Teknik Computer-Informatika (HMTC) ITS.
 
“Kemudian di tahun 2018, Saya dipercaya menjadi Ketua Kemuslimahan Keluarga Muslim Informatika (KMI) ITS,” ungkap perempuan yang bercita-cita mendirikan sekolah pemrograman untuk anak-anak ini.
 
Baca juga:Pertama Kali, Unpad Masuk THE World University Rankings by Subject
 
Berfokus pada bidang analisis data dan pengembangan perangkat lunak, Ia mengaku sangat bersyukur dapat diwisuda sekaligus mendapat predikat wisudawan bidikmisi terbaik pada Wisuda ITS ke-122. “Saya juga mengucapkan terima kasih juga kepada para dosen dan teman- teman yang telah banyak membantu perkuliahan saya selama di ITS,” ungkap Zahrah.
 
Terakhir, lulusan yang mengangkat topik tugas akhir Domino’s Effect Menggunakan Algoritma Greedy dan Struktur Data Tree ini berpesan agar mahasiswa Bidikmisi ITS tidak berhenti berusaha serta berdoa. Sebab, Ia yakin setiap mahasiswa punya kesempatan yang sama.
 
“Semoga mahasiswa Bidikmisi ITS semakin berprestasi dan tidak ragu untuk menggapai cita-cita,” harap Zahrah.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif