Fadillah Ahmad Nur, Mahasiswa UMM. Foto: Istimewa
Fadillah Ahmad Nur, Mahasiswa UMM. Foto: Istimewa

Fadillah, Langganan Juara Lomba Alquran Asal Sumbawa Barat

Pendidikan prestasi mahasiswa Pendidikan Tinggi
Daviq Umar Al Faruq • 06 Mei 2020 08:08
Malang: Fadillah Ahmad Nur,Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memegang moto khusus saat berkompetisi, yakni sekali tampil, harus berhasil. Moto itu yang mengantarkannya padasederet pengalaman dan prestasi dalam perlombaan Alquran, baik di tingkat daerah hingga nasional.
 
Adil, sapaan akrabnya, sudah banyak mendapat gelar mentereng dan mengikuti banyak perlombaan sejak duduk di bangku SMP. Mulai dari juara Dai Muda Sumbawa Barat, Juara Musabaqoh Makalah Ilmiah Alquran Sumbawa barat, Juara 2 Musabaqoh Syarhil Qur'an Sumbawa Barat, dan banyak prestasi lainnya.
 
Pada awal 2020 lalu, pria asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini bersama keenam mahasiswa UMM lainnya yang tergabung di Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) menjadi delegasi Musabaqah Syahril Quran (MSQ) Nasional di Universitas Djuanda Bogor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Kisah Guru Dampingi Pembelajaran Siswa yang Terkendala Internet
 
Adil berhasil membawa tim putra menjadi juara pertama dan menyisihkan 23 tim delegasi dari seluruh Indonesia lainnya di cabang lomba dakwah. Dalam kemenangannya kali ini, mengandalkan kolaborasi dan teknik yang khas dalam penyampaiannya.
 
Sementara tim putri harus puas berada di juara kedua nasional."Alhamdulillah, persiapan kami lumayan singkat, karena ketika itu setelah ujian akhir semester ganjil, kami langsung berangkat. Jadi di sela-sela itu kami meluangkan waktu untuk latihan bersama," katanya, Selasa 5 Mei 2020.
 
Selain Adil, anggota tim putra UMM yang ikut menyumbang juara yakni Muhammad Noer Jayadin dan Saeful Biantoro. Sementara tim putri ada Enda Sulistina, Egalia Novika Hidayat, serta Fira Maulida Ahsaniah.
 
"Persaingan di nasional sangat luar biasa, karena pastinya masing-masing kampus mengirimkan delegasi terbaiknya. Alhamdulillah, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang kami miliki, kami bisa meraih prestasi. Semuanya berkat orang tua yang selalu support dan mendoakan, begitu pula para ustaz dan ustazah, guru, sahabat dan teman-teman kami," ungkap alumnus Pesantren Al-Ikhlas Taliwang IIBS Kabupaten Sumbawa Barat ini.
 
Sederet panjang pretasi yang diraih Adil, ternyata berangkat dari petuah yang senantiasa diingatnya. "Saya selalu termotivasi kata Pimpinan Pondok Saya dulu, Buya Zul. Beliau mengatakan, siapkan hari ini untuk esokmu, namun esokmu bukan untuk dirimu, tapi untuk perjuangan. Jadi hal-hal yang saya lakukan sekarang adalah bekal persiapan untuk masa depan," pungkasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif