Stafsus Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma'ruf (kanan). Foto: Dok. Pribadi
Stafsus Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma'ruf (kanan). Foto: Dok. Pribadi

Stafsus Aminuddin: Pak Jokowi Saksi di Pernikahan Saya

Pendidikan Kabinet Jokowi-Maruf beasiswa osc
Citra Larasati • 22 November 2019 14:57
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi memperkenalkan tujuh anak muda yang ditunjuk menjadi staf khusus (stafsus) Presiden di periode kedua kepemimpinannya. Salah satu di antaranya adalah Aminuddin Ma'ruf, sosok santri muda yang juga pernah menjadi Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode 2014-2016.
 
Aminuddin menceritakan, bahwa dirinya mengenal Presiden Jokowi secara personal sejak 2015, saat menjadi ketua PMII. "Waktu itu kebetulan saya masih ketua PMiI. 2015 kenal Pak Jokowi di Harlah (Hari lahir) PMII di Surabaya. Alhamdulillah Pak Jokowi berkenan hadir," kata Aminuddin kepada Medcom.id, di Jakarta, Jumat, 22 November 2019.
 
Sejak saat itu, interaksi antara Aminuddin dengan Jokowi pun terus berlanjut. Beberapa kali bertemu saat Amin dipanggil ke Istana, juga pertemuan-pertemuan tak sengaja di sejumlah acara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedekatan Amin dengan Jokowi bahkan membuatnya sering diajak Presiden saat kunjungan kerja (kunker) ke daerah-daerah. Bahkan secara pribadi, Amin pernah memiliki relasi khusus yang sangat berkesan dan selalu terkenang hingga saat ini.
 
"Sampai sekarang masih terkenang selalu, di mana saya yang bukan siapa-siapa ini tapi Pak Jokowi berkenan menjadi saksi nikah saya di 2016," terang Amin.
 
Seiring dengan berjalannya waktu, komunikasi dengan Kepala negara terus terjalin dengan baik melalui diskusi-diskusi ringan hinga berat terkait tema-tema dunia kepemudaan, kemahasiswaan, kepesantrenan, dan keagamaan. "Seiring dengan berjalanannya waktu kami sering diskusi banyak hal," kata mantan Sekretaris Jenderal Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) ini.
 
Kedekatan Jokowi dengan milenial, hingga akhirnya menunjuk tujuh anak muda menjadi stafsusnya menurut Amin bukan sebuah kejutan baru. Jokowi di mata Amin memang sosok yang memiliki keberpihakan luar biasa kepada milenial sejak awal mantan walikota Solo ini menjabat sebagai Presiden.
 
"Kedekatan dengan milenial ini bukan surprise lagi. Beliau memang sudah sejak jauh-jauh hari ingin konsen mendobrak kebiasaan yang cenderung menghambat percepatan laju pemerintah. Sepanjang interaksi saya dengan Presiden, beliau memang punya keberpihakan luar biasa pada anak muda," ungkap Amin.
 
Sedangkan terkait pinangan Jokowi kepada Amin untuk menjadi satfsus, diakuinya tidak pernah tersirat dengan terang benderang. "Sinyal-sinyal itu baru jelas sekitar 2-3 minggu lalu. Itu pun hanya sinyal, tidak ada pernyataan yang langsung memastikan akan jadi stafsus," terangnya.
 
Aminuddin Ma'ruf resmi ditunjuk menjadi staf khusus Presiden Jokowi pada Kamis, 21 November di Istana Negara. Aminuddin atau akrab disapa Amin ini merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan hingga kini masih tercatat sebagai mahasiswa S2 Universitas Trisakti.
 
Selain pernah menjadi relawan Jokowi saat pilpres 2019 lalu dan menjadi Sekretaris Jenderal di Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi), Aminuddin juga merupakan Ketua PB PMII periode 2014-2016 yang terpilih lewat Kongres Jambi pada 30 Mei-10 Juni 2014.
 
Sosok 33 tahun ini yang juga santri ini memiliki hobi membaca buku dan menonton sepak bola. Tim sepak bola favoritnya adalah Barcelona. Aminuddin telah menikah dan memiliki satu orang putri berusia 2,5 tahun. Ia mendapat tugas khusus untuk membantu Jokowi di bidang kepemudaan, kemahasiswaan, kepesantrenan dan organisasi keagamaan serta sosial.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif