Guru Besar IPB, Bambang Hero Saharjo peraih John Maddox Prize 2019 di London, Inggris. Foto: Dok. Pribadi
Guru Besar IPB, Bambang Hero Saharjo peraih John Maddox Prize 2019 di London, Inggris. Foto: Dok. Pribadi

Profesor IPB Banjir Tawaran Kolaborasi Pascaraih 'John Maddox'

Pendidikan Pendidikan Tinggi Riset dan Penelitian
Intan Yunelia • 18 November 2019 19:52
Jakarta: Guru Besar Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB), Bambang Hero Saharjo mendapatkan Anugerah John Maddox Prize 2019 di London, Inggris. Bambang berhasil mengalahkan 206 calon terpilih yang berasal dari 38 negara.
 
Bambang mengemukakan, fakta ilmiahnya terkait kasus kebakaran hutan di Indonesia. Pencalonan Bambang dilakukan oleh seorang profesor asal Universitas Lancaster, Inggris yang melihat riset dan perjuangannya dalam mengatasi kebakaran hutan.
 
Atas perjuangannya, ia dinilai layak mendapatkan apresiasi tinggi dan pengakuan ilmuwan lainnya di dunia internasional. "Saya hampir tidak percaya menerima award tersebut di London. Karena seperti mimpi dan tidak pernah berpikir untuk menerima award tersebut. Alhamdulillah timnya dan termasuk dari Nature Journal melihat konsistensi saya yang hampir 20 tahun menggunakan bukti ilmiah (scientific evidence)," kata Bambang saat dihubungi Medcom.id, Minggu, 17 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bambang dinilai telah memulihkan hak publik agar masyarakat mendapatkan hak konstitusinya atas lingkungan yang lebih baik. Upaya untuk mencapai hal tersebut salah satunya menggunakan instrumen penegakan hukum dengan bersandar pada bukti ilmiah.
 
"Pasca penghargaan ini banyak di antara scientistdi sana mengajak untuk riset kolaborasi bersama-sama. Dengan adanya prize tersebut akan menjadi dorongan yang luar biasa bagi saya untuk terus maju, dan merupkan bukti nyata bahwa selama kita tetap konsisten menggunakan science secara benar maka support itu akan datang dari manapun," ujar Bambang.
 
Penganugerahan dilakukan di Wellcome Collection, Euston, London. Acara ini juga dihadiri kurang lebih 100 ilmuwan Inggris terkemuka.
 
Anugerah John Maddox Prize telah diberikan selama delapan tahun terakhir kepada para ilmuwan yang gigih mempertahankan pendapatnya berdasarkan fakta ilmiah yang diperolehnya, berdasarkan penelitian yang bisa dipertanggung jawabkan.
 
Untuk diketahui, pada Oktober 2018 pukul bambang Profesor IPB menghadapi gugatan, dari PT Jatim Jaya Perkasa (PJJ) sebesar Rp510 miliar. Perusahaan tersebut menjadi lawan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam persidangan kasus pembalakan dan kebakaran hutan dan lahan di tahun 2013.
 
Kala itu, Guru Besar Fakultas Kehutanan IPB ini diminta KLHK untuk menjadi saksi ahli di kasus yang akhirnya dimenangkan oleh KLHK itu. Guru besar atau profesor, berdasarkan UU no 14 tahun 2005 pasal 1 tentang guru dan dosen adalah jabatan fungsional tertinggi bagi dosen yang masih mengajar di lingkungan satuan pendidikan tinggi.
 
Guru besar atau profesor tersebut memiliki kepakaran dalam bidang tertentu yang ditekuninya. Seorang guru besar juga memiliki beberapa kewajiban, yakni memberi kuliah, melakukan penelitian, membimbing para doktor, dan melakukan pengabdian masyarakat. Untuk kewajiban terakhir, salah satunya adalah melakukan kegiatan yang bersifat konsultatif seperti menjadi saksi ahli dalam sebuah kasus.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif