Ilustrasi/Freepik.com
Ilustrasi/Freepik.com

Biologi: 5 Gangguan Pencernaan Manusia, Sariawan hingga GERD

Medcom • 23 Oktober 2022 09:00
Jakarta: Apakah Sobat Medcom tahu bahwa di dalam tubuh manusia terdapat 14 komponen sistem pencernaan, yang dibagi menjadi delapan saluran pencernaan dan enam organ aksesoris? Di mana tiap komponen ini punya peran masing-masing dalam proses pencernaan makanan di tubuh manusia.
 
Jika terjadi gangguan dalam proses pencernaan, maka akan timbul masalah pada sistem pencernaan manusia, yang akan berakibat pada penyakit. Apa saja penyakit pencernaan yang mungkin sering dialami oleh masyarakat umum?
 
Medcom akan mengulas 5 gangguan pada organ pencernaan manusia, yang dikutip dari laman Ruangguru:

1. Diare 

Diare disebabkan oleh infeksi patogen (virus, bakteri, dan protozoa), serta mengonsumsi makanan yang mengandung zat-zat beracun. Hal-hal ini yang pada akhirnya menyebabkan gangguan pada usus besar sehingga penyerapan air di usus besar jadi kurang maksimal. Akhirnya, feses yang dikeluarkan menjadi encer karena mengandung banyak air.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain hal-hal di atas, diare juga bisa terjadi karena alergi terhadap makanan atau minuman tertentu. Misalnya yang paling umum adalah alergi terhadap protein susu atau lactose intolerance. 
 
Penanganan utama diare adalah dengan mencegah terjadinya dehidrasi. Jadi yang perlu dilakukan adalah beristirahat yang cukup dan banyak minum. Sobat Medcom juga bisa mengkonsumsi oralit untuk menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang hilang akibat diare. 

2. Gastritis dan Tukak Lambung

Gastritis dan tukak lambung adalah penyakit yang menyebabkan meradangnya organ-organ lambung dan menimbulkan rasa sakit atau nyeri pada lambung. Gastritis dan tukak lambung adalah dua hal yang berbeda, walaupun penanganannya sama.
 
Tukak lambung adalah meradangnya bagian dinding lambung yang bisa menimbulkan luka atau ulser. Sedangkan gastritis adalah peradangan di lapisan mukosa lambung saja.  Gastritis dan tukak lambung disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan.
 
Bisa dipicu oleh kebiasaan kurang baik seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, dan makanan yang terlalu pedas dan berlemak. Serta bisa jadi terdapat infeksi bakteri helicobacter pylori.

3. Gerd 

Gerd atau gastroesophageal reflux disease adalah jenis gangguan pencernaan yang terjadi akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan (esofagus) karena melemahnya katup atau sfingter bagian bawah kerongkongan. Saat keadaan normal, katup akan menutup setelah makanan masuk ke lambung.
 
Sementara pada penderita Gerd katup ini tidak bisa menutup dengan sempurna sehingga asam lambung naik ke kerongkongan.  Dampak dari naiknya asam lambung ini menyebabkan luka pada dinding kerongkongan, sehingga penderita Gerd merasakan sensasi terbakar di ulu hati atau heartburn.
 
Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasi Gerd di antaranya; makan makanan dengan porsi yang lebih sedikit, jangan langsung rebahan setelah makan, hindari makan pedas, berlemak, asam, dan kafein, serta konsultasi dengan dokter tentang penggunaan antasida (obat penghambat asam).

4. Wasir 

Wasir juga sering disebut ambeien dan dianggap sebagai gangguan pencernaan yang cukup menyakitkan karena bagian bawah rektum dan anus mengalami pembengkakan. Kondisi ini disebabkan karena adanya peningkatan tekanan pembuluh darah di sekitar rektum dan anus, salah satunya karena mengejan terlalu keras/kuat.
 
Wasir dalam terjadi ketika pembengkakan pembuluh darah berada di dalam anus sehingga tidak terlihat dari luar. Sementara wasir luar adalah jenis wasir dimana pembengkakan pembuluh darah tampak dari luar dan terasa lebih nyeri.
 
Gangguan ini bisa menyebabkan nyeri dan gatal pada anus, muncul seperti benjolan yang menggantung di luar anus, terasa nyeri saat mengejan, serta keluarnya darah saat buang air besar.

5. Sariawan 

Siapa sangka sariawan adalah salah satu gangguan pencernaan. Sariawan atau stomatitis aphtosa merupakan luka atau peradangan yang terjadi pada bibir dalam mulut.
 
Sariawan bisa terjadi karena bibir bagian dalam tergigit, salah saat menyikat gigi, infeksi jamur, virus atau bakteri, penyakit autoimun, perubahan hormon, kekurangan nutrisi, stres, bahkan keturunan. Sariawan biasanya berbentuk oval atau bulat dan berwarna putih atau kuning dengan tepian merah.
 
Itulah lima contoh gangguan pencernaan yang umum terjadi pada manusia. Walaupun umum dan terkesan sepele, penting sekali untuk menjaga kondisi tubuh agar tidak mengalami penyakit-penyakit tersebut.  Jagalah pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan higienis. (Annisa Ambarwaty)
Baca juga:  Setop Penggunaan Obat Sirop, Ini Tanggapan Guru Besar UGM

 
(CEU)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif