Direktur PPP GTK Kemendikbudristek, Praptono. Foto:  YouTube
Direktur PPP GTK Kemendikbudristek, Praptono. Foto: YouTube

59 Guru Penggerak Mengundurkan Diri

Pendidikan Guru Kebutuhan Guru Merdeka Belajar Guru Penggerak
Ilham Pratama Putra • 15 September 2021 13:48
Jakarta:  Rangkaian pendidikan program Guru Penggerak angkatan pertama telah selesai. Sebanyak 2.460 calon Guru Penggerak mengikuti pendidikan mulai dari 15 Oktober 2020 sampai 28 Agustus 2021.
 
Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PPP GTK) Kemendikbudristek, Praptono menyatakan ada 2.460 guru yang mengikuti program tersebut. Namun 59 guru di antaranya mengundurkan diri.
 
"Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan I diikuti oleh 2.460 peserta, dalam perjalanannya sebanyak 59 orang mengundurkan diri," ucap Praptono dalam Penutupan Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 1, Rabu 15 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Praptono, terdapat sejumlah alasan para guru memutuskan mundur dari program Guru Penggerak. "Berbagai alasan, antara lain mengikuti latihan dasar PNS, PPG dan kegiatan lain yang tak bisa ditinggalkan," ungkap Praptono.
 
Akhirnya yang mendapat predikat kelulusan pada program ini ialah 2.401 guru. Pada kesempatan yang sama, Dirjen GTK Kemendikbudristek Iwan Syahril mengatakan, jika mayoritas guru mendapat perdikat luar biasa.
 
"Di mana 94,84 persen di antaranya mendapat predikat amat baik, baik 4,33 persen, cukup 0,58 persen, sedang 0,12 persen dan kurang 0,12 persen," lanjut Iwan.
 
Baca juga:  Setelah Menginap di Rumah Guru, Nadiem Kangen Gudeg Buatan Bu Nuri
 
Diketahui, selama masa pendidikan seluruh peserta diminta menyelessaikan tiga paket modul yang satu paketnya terdiri dari 10 modul. Paket modul pertama soal paradigma dan visi Guru Penggerak, kedua, praktik pembelajaran yang berpihak pada anak, ketiga, pemimpin pembelajaran dalam pengelolaan sekolah.
 
Sementara 10 modul itu berisi refleksi filosofi pendidikan nasional, nilai dan peran Guru Penggerak, misi Guru Penggerak, budaya positif, pembelajaran diferensiasi, pembelajaran sosial dan emosional. Terdapat juga modul coaching, pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran, pemimpin dalam pengelolaan sumber daya, dan pengelolaan program yang berdampak pada murid
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif