Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Foto: YouTube
Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Foto: YouTube

Nadiem Sebut Seleksi Guru PPPK Terkendala UU ASN

Pendidikan ASN Nadiem Makarim Guru PPPK PPPK Kemendikbud
Antara • 19 Januari 2022 18:09
Jakarta:  Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim menyebut seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guruterkendala Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
 
“UU ASN mengunci dua hal dalam rekrutmen guru PPPK. Pertama, UU ASN memberikan kesempatan baik pihak swasta maupun negeri untuk masuk dalam seleksi guru. Kedua, pegawai ASN harus bekerja di dalam organisasi pemerintahan. Ini dua hal yang dikunci UU ASN,” ujar Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR yang dipantau di Jakarta, Rabu, 19 Januari 2022.
 
Nadiem menambahkan, ada dua isu utama dalam seleksi guru PPPK tersebut. Pertama adalah guru yang lolos passing grade tapi tidak ada formasi dan kedua adalah guru yang sekolah negeri yang lolos passing grade tapi kalah dengan guru swasta dari sisi ranking dan lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu juga sekolah-sekolah swasta yang kehilangan guru karena lolos seleksi PPPK Guru dan ditempatkan di sekolah negeri.  Dia berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan tanpa merugikan pihak manapun.
 
“Kemendikbudristek mengambil sisi yang jelas dalam hal ini, meskipun ini keputusan Panselnas. Posisi Kemendikbudristek berada pada sisi guru honorer. Artinya apa? kami mengambil posisi dan berjuang di Panselnas bagi guru-guru yang lolos passing grade tapi belum ada formasi, begitu ada formasi kita ingin dia tidak perlu tes lagi,” terang dia.
 
Baca juga:  Kemendikbudristek Minta Kepala Daerah Beri Kesempatan Guru Penggerak Jadi Kepala Sekolah
 
Nadiem menambahkan, Kemendikbudristek membela hak guru yang lolos passing grade. Pihaknya juga memperjuangkan proses rekrutmen memaksimalkan afirmasi kesempatan terbesar guru honorer di sekolah induknya dulu.
 
“Ini sangat penting, akan tetapi ini keputusan bersama dalam Panselnas. Insya Allah kita akan mendapatkan terobosan dan akan berjuang,” terang dia.
 
Nadiem berharap ke depan, proses seleksi PPPK dapat berjalan dengan baik dan memprioritaskan sekolah negeri di sekolah induknya dahulu.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif