Guru sedang mengajar di muka kelas. Foto: MI/Adi Kristiadi
Guru sedang mengajar di muka kelas. Foto: MI/Adi Kristiadi

2023 Tidak Ada Lagi Honorer, P2G Mewanti-wanti Ini

Pendidikan Guru ASN Guru Honorer Guru PPPK PPPK Kemendikbud
Ilham Pratama Putra • 26 Januari 2022 14:47
Jakarta: Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) memberikan sejumlah catatan terhadap kebijakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo yang menyebut tenaga honorer tak lagi dipekerjakan setelah 2023 di seluruh instansi dan lembaga pemerintah. 
 
Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menyebut para guru honorer berharap penghapusan tenaga honorer itu dapat meningkatkan status mereka. Mereka berharap dapat langsung diangkat menjadi Aparatur Sipil Negera (ASN).
 
"Harapannya adalah enggak apa-apa 2023 itu semua honorer dihapuskan sepanjang nasib mereka dijadikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS), kan enggak masalah," ujar Satriwan kepada Medcom.id, Rabu 26 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya harapan guru menjadi ASN akan lebih terbuka. Meskipun hanya untuk mengisi PPPK dengan proses seleksi.  Ia berharap, penghapusan tenaga honorer tak hanya dimaknai sebagai peningkatan status bagi guru honorer, namun juga peningkatan secara ekonomi.
 
"Jadi sepanjang penghapusan honorer 2023 itu dengan cara mengangkat semua tenaga honorer baik guru maupun non guru jadi ASN, itu sebuah kabar baik karena itu akan meningkatkan kesejahteraan," sambungnya.
 
Baca juga:  Menpan RB: Rekrutmen Guru Fokus pada PPPK di 2022
 
Satriwan mengungkapkan sejatinya tak ada tenaga honorer yang betah menjadi honorer selamanya. "Mimpi semua tenaga honorer itu ya diangkat jadi ASN, enggak ada yang bermimpi menjadi honorer seumur hidup," tutupnya.
 
Baca juga: Menpan RB Sebut Tenaga Honorer Berhenti Bekerja pada 2023
 
Adapun aturan honorer tak lagi bekerja setelah 2023 itu diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018. "Terkait tenaga honorer, melalui PP diberikan kesempatan diselesaikan (pekerjaannya) sampai dengan tahun 2023," kata Tjahjo melalui pesan singkat, Selasa, 18 Januari 2022.
 
Aturan terkait manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja itu mengatur masa kerja honorer. Pegawai non-PNS instansi pemerintah tetap bekerja paling lama lima tahun sejak aturan itu diteken, atau pada 2023.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif