Guru sedang mengajar di muka kelas, MI/Panca Syurkani.
Guru sedang mengajar di muka kelas, MI/Panca Syurkani.

Data Calon Penerima Subsidi Guru Madrasah Non PNS Divalidasi

Pendidikan Kesejahteraan Guru Guru Honorer
Citra Larasati • 02 Oktober 2020 18:22
Jakarta: Guru madrasah non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan mendapatkan bantuan subsidi upah honorer. Bantuan yang sama juga akan diberikan kepada tenaga kependidikan bukan PNS (honorer), baik di madrasah maupun perguruan tinggi keagamaan.
 
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, anggaran untuk bantuan tersebut saat ini dalam proses pengalihan dari Kementerian Tenaga Kerja ke Kementerian Keuangan, untuk selanjutnya diserahkan ke Kementerian Agama.
 
“Kami memang tengah mengupayakan agar guru madrasah bukan PNS atau honorer serta tenaga kependidikan madrasah dan perguruan tinggi keagamaan bisa mendapatkan bantuan subsidi gaji. Mereka juga sangat merasakan dampak dari pandemi covid-19. Penyiapan data dan kelengkapan administratif penerima subsidi gaji ini tengah dipersiapkan Ditjen Pendidikan Islam” terang Zainut di Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terpisah, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan validasi data guru madrasah dan tenaga kependidikan non PNS (honorer) yang akan menerima bantuan.
 
Pihaknya juga telahmenggelar rapat dengan Tim Asistensi Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi dan bersepakat terkait pemberian Bantuan Subsidi Upah bagi Guru Madrasah dan Tenaga Kependidikan Bukan PNS. "Pihaknya tengah memvalidasi data guru dan tenaga kependidikan bukan PNS yang ada di Simpatika (Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenag),” kata Ramdhani.
 
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag, Muhammad Zain menambahkan, proses validasi data dilakukan untuk memastikan nomor rekening guru dan tenaga kependidikan yang akan menerima bantuan dalam keadaan aktif. Calon penerima program ini adalah guru dan tenaga kependidikan madrasah bukan PNS yang tercatat aktif mengajar di Simpatika pada Semester I tahun pelajaran 2020/2021.
 
Baca juga:Sisa Anggaran Subsidi Gaji Bakal Dialihkan untuk Guru Honorer
 
Khusus guru bukan PNS, lanjut Zain, berdasarkan data real time Simpatika, jumlahnya sebanyak 617.467 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 455.216 guru di antaranya sudah mencatatkan nomor rekeningnya.
 
Sedangkan 162.251 guru lainnya, belum mencatatkan nomor rekening pada Simpatika. Kemenag sudah bersurat ke Kanwil Kemenag Provinsi, meminta agar mereka berkoordinasi dengan seluruh satuan kerja terkait untuk memastikan nomor rekening yang tercatat di Simpatika statusnya masih aktif.
 
Data berdasarkan nama dan alamat guru madrasah bukan PNS yang belum mencantumkan nomor rekening juga akan disampaikan oleh Admin Simpatika Kemenag Pusat melalui Admin Simpatika pada Kanwil Kemenag Provinsi. “Kami sudah meminta Kanwil untuk menyosialisasikan hal ini kepada seluruh satuan kerja dan guru madrasah di wilayah masing-masing, sehingga data rekening yang dibutuhkan segera lengkap dan tervalidasi,” tandasnya.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif