Ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani.
Ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani.

1.319 Guru Honorer di Kabupaten Bogor Diangkat Jadi ASN PPPK

Pendidikan Guru Guru Honorer Guru PPPK Seleksi PPPK Guru PPPK Kemendikbud
Antara • 08 Desember 2021 21:50
Cibinong: Pemerintah Kabupaten  Bogor, Jawa Barat, mengangkat 1.319 guru honorer menjadi aparatur sipil negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) tahun 2021. Mereka lulus tes PPPK 2021.
 
"Terdapat 10.082 guru honorer yang telah lulus PPPK, tahun 2019 ada 1.112 orang dan lulus PPPK tahun 2021 ada 1.319 orang," ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin saat pelantikan pengurus Perkumpulan Guru Honorer (PGH) Kabupaten Bogor periode 2021-2025 di Cibinong, Bogor, Rabu, 8 Desember 2021.
 
Tahun ini, Pemkab Bogor kembali melakukan seleksi tenaga honorer untuk menjadi PPPK. Sedikitnya, ada 1.600 orang yang lulus dan akan menerima gaji setara Pegawai Negeri Sipil (PNS) mulai 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, Pemkab Bogor menyiapkan anggaran Rp96 miliar melalui APBD Kabupaten Bogor Tahun 2022 untuk gaji PPPK guru secara keseluruhan. Termasuk, untuk 1.182 PPPK yang lolos seleksi di tahun 2019.
 
"Ini adalah wujud komitmen keberpihakan dan kepedulian Pemkab Bogor terhadap tenaga pendidik khususnya guru honorer yang sudah lama mengabdi mencurahkan tenaga dan pikirannya demi pembangunan pendidikan Kabupaten Bogor," kata Ade Yasin.
 
Baca: Guru Pertanyakan Tindak Lanjut Hasil Seleksi PPPK Tahap 1
 
Pemkab Bogor juga memberikan insentif bagi 8.447 orang tenaga pendidik guru dan 1.635 orang tenaga kependidikan honorer pada jenjang PAUD, SD, dan SMP.
 
"Termasuk guru madrasah, karena urusan di dunia pendidikan juga ada guru agama, sehingga kita berusaha bagaimana kita bisa memberikan pelayanan sebaik-baiknya untuk para pendidik, terangnya.
 
Ade Yasin menyebutkan bahwa upaya peningkatan kesejahteraan guru yang dilakukan Pemkab Bogor semata-mata untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya, terlebih saat kondisi pandemi. Pemerintah Kabupaten Bogor menyadari, tantangan berat yang dihadapi dunia pendidikan saat ini.
 
"Yakni tantangan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa ditentukan oleh guru, terutama pada masa pandemi covid-19 ini," ujarnya.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif