Kegiatan Lensa Sinema Melati. DOK IG @lensasinemamelati
Kegiatan Lensa Sinema Melati. DOK IG @lensasinemamelati

Lensa Sinema Melati, Kolaborasi LSPR dan Kampung Sinema Cetak Sineas Muda

Renatha Swasty • 11 Juni 2026 11:19
Ringkasnya gini..
  • Komunitas Kampung SInema belum memiliki kemampuan untuk komunikasi bagi anak muda, termasuk di bidang media sosial, publikasi, dan public speaking.
  • Program ini berupa pembelajaran kreatif bagi generasi muda dan mendukung mereka berkembang menjadi sineas muda Indonesia.
  • Kampung Sinema diharapkan dikenal lebih luas dan memberi dampak yang lebih besar.
Jakarta: Komunitas Kampung Sinema di Kebon Melati, Jakarta Pusat terus mendorong generasi muda berkarya, mengembangkan kreativitas, hingga meningkatkan awareness pada filmmaking. Salah satu yang penting, eksistensi digital Kampung Sinema.
 
Ketua Komunitas Kampung Sinema, Ade Maulana Sidik, mengakui pihaknya masih belum memiliki kemampuan untuk komunikasi bagi anak muda, termasuk di bidang media sosial, publikasi, dan public speaking
 
"Padahal hal ini penting agar karya mereka bisa dikenal lebih luas,” kata Ade dalam keterangan tertulis dikutip Kamis, 11 Juni 2026.

Mahasiswa/i LSPR Institute of Communication and Business dari konsentrasi Public Relations & Digital Communication membantu lewat Lensa Sinema Melati. Program ini berupa pembelajaran kreatif bagi generasi muda dan mendukung mereka berkembang menjadi sineas muda Indonesia.
 
Program ini dilaksanakan selama empat bulan, sejak Mei hingga Juli 2026 yang dikemas melalui rangkaian pre-event, main event, dan post-event. Pre-event dilaksanakan pada 31 Mei 2026.
 
Ada tiga kegiatan yang digelar, yakni Social Media Campaign, Lensa Sinema Melati: Kreasi Konten Digital & Sinematografi, dan Lensa Sinema Melati: Lomba Kreasi Konten untuk Karang Taruna serta siswa/i SMKN 38 Jakarta dengan total 30 peserta. 
 
Social Media Campaign dilakukan melalui Instagram dan TikTok karena kedua platform ini paling populer di kalangan generasi muda dan efektif menjangkau audiens. Workshop dibimbing oleh dua dosen LSPR yang membekali peserta dengan strategi promosi konten digital, storytelling, dan teknik produksi film, sehingga peserta memperoleh pengalaman praktis langsung dari praktisi berpengalaman. 
 
Pada Lomba Kreasi Konten, peserta Karang Taruna difokuskan membuat konten bertemakan “How to Promote a Film Through Digital Content” dan Video Profile. Sementara itu, siswa/i SMKN 38 Jakarta mengangkat tema “How to Create Content and Promote a Product Through Digital Content”. 
  Main event bakal digelar pada 27 Juni 2026 di Kampung Sinema. Kegiatan dimulai dengan Press Conference, yang menayangkan Video Profile Kampung Sinema hasil karya Karang Taruna, penyerahan Modul Pembelajaran Dasar Kreasi Konten dan Sinematografi, dan peresmian Website Kampung Sinema, sebagai simbol kolaborasi sekaligus media edukasi berkelanjutan bagi komunitas. 
 
Rangkaian inti Lensa Sinema Melati menampilkan Exhibition yang memaparkan perjalanan dan karya komunitas Kampung Sinema. Acara dilanjutkan dengan Bedah Film yang membahas proses kreatif dan ide di balik film-film komunitas. 
 
Rangkaian acara ditutup melalui Panggung Apresiasi, yang menjadi salah satu highlight utama kegiatan, diawali dengan penampilan spesial Tari Betawi oleh komunitas Kampung Sinema. Kemudian, dilanjutkan dengan penayangan konten kreatif hasil karya peserta, sekaligus pengumuman dan penyerahan penghargaan bagi karya terbaik sebagai apresiasi terhadap kreativitas dan ide-ide peserta.
 
Post-event mulai dilaksanakan dari 28 Juni 2026, diawali dengan Social Media Documentation untuk merekam seluruh rangkaian kegiatan. Program ini juga berpartisipasi dalam Communication Festival (COMMFEST) dengan menampilkan Mini Exhibition Kampung Sinema & Talkshow SDGs. 
 
Selanjutnya, siswa/i SMKN 38 Jakarta mengikuti program Sit-in Class di LSPR untuk merasakan pengalaman belajar langsung bersama dosen kredibel dan memperoleh wawasan seputar komunikasi dan kreativitas digital. Sebagai penutup, kegiatan ditandai dengan Publikasi Media melalui berbagai platform yang menyoroti kolaborasi antara mahasiswa, SMA, dan Kampung Sinema serta kontribusi program dalam membina generasi sineas muda Indonesia.
 
“Kami berharap ke depannya anak-anak muda di sini bisa lebih aktif, percaya diri dalam mengekspresikan ide mereka, serta memiliki kemampuan yang lebih lengkap sehingga Kampung Sinema tidak hanya berkembang di dalam komunitas, tetapi juga dikenal lebih luas dan memberi dampak yang lebih besar,” harap Ade. 
 
Program Lensa Sinema Melati digelar bekerja sama dengan Kampung Sinema dan SMKN 38 Jakarta. Kegiatan ini terintegrasi dengan empat mata kuliah, yakni Public Relations Program & Evaluation, Creative Production & Publicity, Public Relations Communication Technique, dan Community Development.
 
Kampung Sinema merupakan ruang bagi masyarakat menyalurkan kreativitas melalui film. Sejak 2023, karya film pendek komunitas ini diapresiasi secara resmi yang menegaskan potensi mereka membina sineas muda Indonesia.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA