MoU UKDW dengan IAIS. Foto: Dok Humas UKDW.
MoU UKDW dengan IAIS. Foto: Dok Humas UKDW.

UKDW Jalin Kerja Sama dengan Indonesia Artificial Intelligence Society

Pendidikan beasiswa osc Perguruan Tinggi UKDW
Arga sumantri • 29 Juli 2021 12:17
Yogyakarta: Seiring dengan majunya peradaban, segala kegiatan dan pekerjaan bisa dikerjakan lebih cepat dan efisien berkat adanya teknologi. Dampak besar dalam kemajuan teknologi ini berasal dari adanya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). 
 
AI merupakan entitas buatan manusia yang mampu mengerjakan tugas tanpa diberi perintah eksplisit serta mampu berpikir dan bertindak secara rasional. AI juga merupakan bidang ilmu sebagai cabang dari ilmu komputer yang memetakan kecerdasan manusia pada mesin.
 
Melihat besarnya peranan AI dalam kemajuan teknologi, Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta berinisiatif untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia Artificial Intelligence Society (IAIS). IAIS merupakan organisasi kecerdasan buatan Indonesia yang anggotanya berasal dari kalangan akademisi, periset, korporasi, bahkan individu. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


IAIS memiliki visi untuk menciptakan penemuan-penemuan baru melalui inovasi dan kecerdasan buatan di Indonesia. IAIS juga dibangun dengan dua misi utama, yakni membuat road map kecerdasan buatan untuk Indonesia serta membangun kompetensi AI lokal dan kepemimpinan teknologi dalam fokus untuk bidang akademik, bisnis, dan pemerintahan.
 
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kampus mitra program Beasiswa OSC Medcom.id itu dengan IAIS dilaksanakan pada Senin, 26 Juli 2021. Penandatanganan MoU dilakukan secara online Rektor UKDW Henry Feriadi, dan Ketua IAIS Lukas, MAI, CISA, IPM. 
 
Kerja sama yang disepakati di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan inovasi bersama, pelatihan sumber daya manusia, dan pengabdian kepada masyarakat.
 
Baca: Tim FK UKDW Lolos Hibah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa
 
Direktur Direktorat Talenta IAIS Hendy Risdianto Wijaya menyampaikan, program kerjanya dalam menjaring talenta artificial intelligence (AI) di Indonesia. Sementara itu Direktur Diregulatika IAIS Matheace Rama Putra menekankan fokus AI terkait etika yang sedang menjadi perhatian.
 
Sedangkan, Wakil Direktur Dirkersind IAIS Franky Christian mengaku siap mendukung program kerjasama industri dan Direktur Dirlitbanginov IAIS Timotius Indra Kesuma secara aktif melakukan kegiatan seperti paper reading dan writing.
 
Wakil Rektor IV UKDW Handi Hadiwitanto menyambut baik inisiatif kerja sama ini sehingga program seperti magang kemahasiswaan dan industri serta penyerapan talenta terkait AI khususnya dalam bidang penelitian baik itu dosen maupun mahasiswa dapat dikerjakan bersama IAIS. Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat terjalin dengan program studi (prodi) lain di UKDW, selain dengan Prodi Informatika yang menjadi fokus utama.
 
Sementara itu Dekan FTI UKDW Restyandito menyatakan siap berkolaborasi dengan IAIS di beberapa bidang serta berharap dapat mengembangkan AI center atau laboratorium bersama dan pembuatan jurnal dua level untuk mahasiswa dan dosen. Pada akhir acara, disepakati pertemuan selanjutnya untuk menajamkan kerja sama dengan langkah konkrit yang bisa bermanfaat bagi kedua belah pihak.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif