Karangan bunga ucapan selamat atas terpilihnya capres petahana Joko Widodo dan Ma'ruf Amin berjejer di halaman Istana Kepresidenan Jakarta. Foto: Dheri Agriesta/Medcom.id
Karangan bunga ucapan selamat atas terpilihnya capres petahana Joko Widodo dan Ma'ruf Amin berjejer di halaman Istana Kepresidenan Jakarta. Foto: Dheri Agriesta/Medcom.id

Karangan Bunga Mulai Hiasi Istana

Pemilu pilpres 2019
Dheri Agriesta • 23 April 2019 06:00
Jakarta: Karangan bunga ucapan selamat atas terpilihnya capres petahana Joko Widodo dan Ma'ruf Amin mulai menghiasi halaman Istana Kepresidenan Jakarta. Kepala Staf Presiden Jenderal TNI Purn Moeldoko menyebut karangan bunga itu dikirim masyarakat.
 
Mantan Panglima TNI itu menyebut siapa saja boleh mengirim karangan bunga ke Istana. Tak perlu izin khusus untuk mengirim karangan bunga.
 
"Silakan saja, yang penting tertib, jangan entar malah mengganggu ketertiban umum," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 22 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Moeldoko mengapresiasi karangan bunga yang diberikan masyarakat. Pihak Istana, kata dia, tak bisa melarang hal ini.
 
"Ini kan sekali lagi dari publik, orang mau kasih penghormatan kita larang ya nanti ribut," jelas Moeldoko.
 
Setidaknya ada lebih dari 10 karangan bunga yang diparkir di halaman belakang Istana Kepresidenan. Beberapa karangan bunga berisi ucapan yang cukup unik.
 
Seperti karangan bunga yang dikirim #MinangPemilihJokowi. Ucapan dalam karangan bunga itu ditulis dalam bentuk pantun.
 
"Jalan-jalan ke Mall GI, sambutan meriah di sana-sini, Pak kapan makan nasi padang lagi? Bersama kami #MinangPemilihJokowi," tulis ucapan di karangan bunga itu.
 
Di sebelahnya terdapat karangan bunga berlatar putih dengan bunga merah dari Pospera Tuna Rungu Indonesia. Karangan bunga itu bertuliskan, "Kami senang, kami gembira, Jokowi menang lagi."
 
Salah satu karangan bunga menyebut Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Selain mengucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi-Ma'ruf, karangan bunga itu juga meminta Heru mengundangnya saat pelantikan.
 
"Pak Heru, nanti undang kita dong waktu pelantikan Presiden, dari teman-teman mu di Belanda," tulis ucapan di karangan bunga itu.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif