Figur Bung Hatta Tak Bisa Diimitasi
Wisatawan memerhatikan berbagai koleksi benda-benda bersejarah di Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi, Sumatera Barat. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
Jakarta: Koordinator Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak sempat menyebut sosok calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno adalah Bung Hatta versi baru. Pernyataan itu kemudian menimbulkan kontoversi, termasuk penolakan langsung dari keluarga Bung Hatta.

Sejarawan Bonnie Triyana mengungkapkan pada dasarnya figur Bung Hatta tidak bisa dengan mudah diimitasi. Ada sejumlah hal yang membuat Bung Hatta tidak bisa disamakan dengan orang lain tanpa terkecuali Sandiaga Uno.


"Bung Hatta itu orang yang otentik, sulit untuk meniru atau mengimitasi. Kalau menjadi pengikutnya masih mungkin, tapi untuk mengimitasi tidak mungkin," ujarnya dalam Metro Pagi Primetime, Sabtu, 27 Oktober 2018.

Bonnie mengatakan Bung Hatta adalah sosok orisinil yang memperjuangkan rakyat agar bangkit dari kemiskinan kendati hidupnya tak bisa dibilang bergelimang harta. Sebagai sosok wakil presiden saat itu, Bung Hatta terbilang tak memiliki apa-apa.

"Sampai ada cerita legendaris dia hanya mampu mengunting iklan sepatu dan menyimpannya sampai wafat. Potongan iklan itu kemudian ditemukan oleh putrinya yang baru tahu kalau Bung Hatta mengidam-idamkan sepatu itu," kata dia. 

Bonnie menilai berlebihan jika menyamakan Bung Hatta dengan orang lain. Sebabnya, tidak ada orang yang benar-benar persis mengenal Bung Hatta secara khusus apalagi sampai membandingkannya. 

Salah satu bukti, Bonnie melakukan riset kecil pada 2001 di sebuah sekolah menengah atas di Semarang, Jawa Tengah, tepat 100 tahun kelahiran Bung Hatta. Siswa SMA kelas 1 dan 2 dilibatkan dalam survei tersebut. 

"Hasilnya mereka mengenal Bung Hatta sebagai wakil presiden dan proklamator, itu saja. Artinya orang mengenal dia sekadarnya tidak mengenal nilai-nilai apa yang diperjuangkan, yang dilakukan Bung Hatta," ungkapnya.

Bonnie mengakui mengenal Bung Hatta memang tidak perlu sampai sedetail itu. Namun paling tidak ada nilai-nilai penting yang bisa diambil oleh kalangan muda dari sosok Bung Hatta untuk menjadi orang yang lebih baik.

Ia menyebut menyamakan Bung Hatta dengan orang lain bisa terjadi karena penulisan sejarah tentang tokoh dalam negeri tidak pernah dikemukakan secara utuh. Kebanyakan hanya sepenggal yang dapat menimbulkan tafsir lain.





(MEL)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id