Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI Purn Moeldoko. (Foto: MI/rommy Pujianto)
Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI Purn Moeldoko. (Foto: MI/rommy Pujianto)

Moeldoko: Kami Tidak Ingin Provokasi Masyarakat

Pemilu pemilu serentak 2019
Dheri Agriesta • 17 April 2019 20:08
Jakarta: Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Moeldoko meminta publik menunggu hasil resmi rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Calon presiden Joko Widodo ingin menghormati proses itu.
 
Moeldoko mengatakan, proses rekapitulasi data hitung cepat lembaga survei arus utama masih berlangsung hingga saat ini. Lembaga survei pun merupakan lembaga yang memiliki kredibilitas dan dipercaya publik.
 
Dia menilai, capres petahana tak perlu mendeklarasikan kemenangan. Toh, masyarakat bisa menilai dengan melihat hasil hitung cepat lembaga survei arus utama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami serahkan sepenuhnya kepada masyarakat, kami tidak ingin memprovokasi masyarakat, kami ingin masyarakat yang menentukan pilihan," kata Moeldoko di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu, 17 April 2019.
 
Dalam konferensi pers usai memantau hasil hitung cepat, Jokowi tak menyatakan kemenangan. Ia menyebut masyarakat bisa melihat hasil hitung cepat dan exit poll yang digelar lembaga survei.
 
Jokowi menyampaikan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, dan DKPP. Capres petahana juga tak luput berterima kasih kepada aparat keamanan yang menjaga penyelenggaraan pemilu.
 
Penampakan berbeda terlihat di Kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Prabowo justru meminta pendukungnya tak percaya dengan hasil hitung cepat lembaga survei arus utama. Prabowo menyebut berdasarkan hasil hitung cepat Badan Pemenangan Nasional, paslon nomor urut 02 unggul tipis dari Jokowi-Ma'ruf.

 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif