Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Maman Imanulhaq--MI/Adam Dwi
Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Maman Imanulhaq--MI/Adam Dwi

Pilpres Tak Boleh Menyisakan Keretakan Sosial

Pemilu pilpres 2019 Demo Massa Penolak Pemilu
Arga sumantri • 22 Mei 2019 11:52
Jakarta: Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq menyebut bangsa Indonesia tak boleh terbelah akibat pemilu. Semua perbedaan harus menjadi alat perekat persatuan.
 
"Pilpres tidak boleh menyisakan keretakan sosial yang melebar dan mengancam keutuhan NKRI," kata Maman di Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.
 
Ia mengajak pendukung petahana bersyukur atas lancarnya Pemilu 2019. Pendukung diajak tak berlebihan merespons hasil pemilu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang menang jangan jemawa. Yang belum berhasil tetap legawa. Kita hormati proses dan mekanisme yang ada," ungkapnya.
 
Maman juga mengajak pendukung Jokowi-Ma'ruf untuk menghormati kelompok masyarakat yang menyalurkan hak konstitusinya. Termasuk, mereka yang berunjuk rasa.
 
"Termasuk menghormati kelompok masyarakat yang menyalurkan hak konstitusinya dengan unjuk rasa dengan tertib dan damai. Kita dukung Polri yang menertibkan para perusuh," kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
 
KPU telah mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilu 2019. Jokowi-Ma'ruf dinyatakan menang dengan perolehan mencapai 85.607.362 suara atau 55,50 persen. Sedangkan, Prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 suara atau 44,50 persen. Berdasarkan rekap KPU, selisih suara kedua paslon sebanyak 16.957.123 suara atau 11 persen.
 
Sejak kemarin, gelombang unjuk rasa terjadi di sejumlah titik. Terutama, kantor penyelenggara pemilu. Unjuk rasa berubah menjadi kericuhan malam tadi di Jakarta Pusat.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif