Ketua DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean/MI/Bary Fathahilah
Ketua DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean/MI/Bary Fathahilah

Demokrat Ogah Memikirkan Dana Kampanye Prabowo-Sandi

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Whisnu Mardiansyah • 01 Januari 2019 12:46
Jakarta: Partai Demokrat ogah terlalu memikirkan dana kampanye Prabowo Subianto-Sandiaaga Uno. Parpol pengusung tak berkewajiban memenuhi itu.

"Partai pengusung lain biayai partainya dulu lah. Biasa, logis itu, enggak masalah karena kalau capres-cawapres bebannya lebih besar di pasangannya sendiri," tegas Ketua  DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean ketika dihubungi, Selasa, 1 Januari 2019.

Baca: Demokrat: Dana Kampanye Capres Bukan Beban Pengusung

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Demokrat, terang Ferdinand, memprioritaskan dana kampanye pemilu legislatif. Merupakan hal wajar bila baru Gerindra yang tercatat menyumbang pada rilis Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. "Kalau Gerindra kan keluar juga tentu karena dua-duanya dari Gerindra. kalau kami PAN, PKS, Demokrat, tentu membiayai kampanye partainya sekaligus kampanye capres juga tetapi biayanya masuk di laporan dana kampanye partai," jelas Ferdinand.

Kontribusi parpol pengusung tak melulu berupa uang. Mereka pasti mengampanyekan Prabowo-Sandi di sela kampanye legislatif.

Baca: Partai Mitra Gerindra Tak Menyumbang Dana Kampanye Pilpres

Anggaran pun tak perlu dilaporkan pada tim BPN. Demokrat ingin berkampanye murah meriah.

BPN Prabowo-Sandi melaporkan hasil penerimaan dana kampanye selama September-Desember 2018 Rp54 miliar. Baru Partai Gerindra yang menyumbang dari empat partai koalisi pengusung Prabowo-Sandi.

Partai Gerindra tercatat menyumbang dana Rp1,3 miliar. Sumbangan itu setara 2,6 persen dari total penerimaan dana kampanye Rp54 miliar.


(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi