Menko Polhukam Wiranto memberikan keterangan setelah memimpin rapat koordinasi sejumlah menteri dan kepala lembaga negara di kantornya di Jakarta. Foto: MI/Mohamad Irfan.
Menko Polhukam Wiranto memberikan keterangan setelah memimpin rapat koordinasi sejumlah menteri dan kepala lembaga negara di kantornya di Jakarta. Foto: MI/Mohamad Irfan.

Wiranto Puji Sikap Negarawan Jokowi dan Prabowo

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Dheri Agriesta • 23 April 2019 17:10
Bogor: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto memuji sikap calon presiden (capres) Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Dua capres itu dinilai mampu menjaga perdamaian.
 
Kedua capres disebut berhasil menjaga para pendukung mereka untuk tidak bereuforia. Pendukung mereka pun tak melakukan kegiatan yang dinilai merugikan.
 
"Itu pernyataan negarawan yang harus dicermati semua pihak," kata Wiranto di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa, 23 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wiranto meminta seluruh pihak menahan diri. Rekapitulasi suara sedang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari tingkat paling bawah.
 
KPU, kata Wiranto, akan mengumumkan hasil resmi pada Rabu, 22 Mei 2019. Ia pun meminta seluruh pihak percaya kepada penyelenggara pemilu. Sebagai penyelenggara pemilu, KPU disebut bekerja secara mandiri.
 
"Enggak ada yang memengaruhi dalam melakukan tugas memberi keputusan dari pemilu yang sudah berlangsung," pungkas Wiranto.
 
Sebanyak dua pasangan calon bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Mereka adalah pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
Baca: Menko Polhukam: Stabilitas Politik Dorong Pertumbuhan Ekonomi
 
Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan usai pemilu, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin disebut unggul dari pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Jokowi-Amin memperoleh rata-rata perolehan suara sebesar 54 persen.
 
Namun, kubu Prabowo enggan mengakui hasil hitung cepat yang disiarkan sejumlah media nasional. Prabowo mengklaim sebagai pemenang Pilpres 2019 berdasarkan penghitungan internal jajarannya. Relawan pun diminta mengawal suara di daerah.
 
Angka yang ditampilkan dalam hitung cepat sejatinya tak beda jauh dengan sistem informasi hasil hitung suara (situng) KPU. Per siang ini, Jokowi meraih 55,12 persen suara, sedangkan Prabowo 44,88 persen dalam sistem resmi dari KPU ini.

 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif