ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Hina Jokowi di Facebook, Pria di Lombok Ditangkap Polisi

Pemilu pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
ant • 21 Januari 2019 13:10
Mataram: Seorang pria berinisial IS, 20, ditangkap Tim Resmob Polres Mataram lantaran merendahkan Presiden Jokowi melalui status Facebooknya. Pelaku diringkus di depan rumahnya di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Sabtu kemarin, 19 Januari 2019.
 
Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam mengatakan pelaku mengunggah konten berisi ujaran kebencian. Perbuatan IS, kata Saiful, dikhawatirkan menimbulkan rasa benci, permusuhan, dan ketersinggungan.
 
Melalui akun Facebook bernama Imran Kumis, pelaku mengunggah konten yang berisi ujaran kebencian pada hari Jumat 18 Januari atau sehari setelah
tayangan debat perdana capres dan cawapres.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam unggahannya menyinggung Capres RI Joko Widodo dengan mengaitkan isu agama. Unggahan tersangka pun mendapat sejumlah tanggapan negatif di kolom komentar.
 
Bahkan, salah seorang kawan media sosialnya menegur unggahan tersebut tidak pantas untuk dipublikasikan. Hal ini mendapat tanggapan buruk dari tersangka.
 
"Dia mengaku dengan alasan tidak terima orang dari agama tertentu dalam
memilih capres tertentu," kata Saiful.
 
Tim Satreskrim Polres Mataram yang menemukan persoalan ini langsung turun lapangan dan menangkap IS pada Sabtu 19 Januari 2019. selain tersangka, ikut disita barang bukti berupa satu unit telepon genggam merek Oppo A37F yang digunakan tersangka untuk mengunggah status, kartu identitas, dan pedang turut diamankan.
 
IS dijerat dengan sangkaan Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45A Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE).
 
Dalam aturan tersebut, tersangka terancam pidana paling lama 6 tahun dan
denda paling banyak Rp1 miliar.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif