Anggota Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandi, Laode Kamaluddin (kedua kanan). Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Anggota Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandi, Laode Kamaluddin (kedua kanan). Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

BPN Prabowo-Sandi Gagas Konsep Digital Farming

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Whisnu Mardiansyah • 17 Januari 2019 04:40
Jakarta: Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menggagas konsep pertanian digital (digital farming) untuk meningkatkan hasil produksi pertanian nasional. Hal ini sebagai upaya dalam mengatasi ketergantungan Indonesia terhadap produk pangan impor.
 
Anggota Dewan Pembina BPN Laode Kamaluddin menjelaskan, konsep digital farming banyak dikembangkan di negara-negara maju. Dia mengklaim sistem ini mampu meningkatkan cadangan pangan nasional.
 
"Modelling ini kalau kita kembangkan ke daerah-daerah di luar Jawa sangat menguntungkan dan jumlah akan terlibat jauh lebih besar. Dari 4,5 ton bisa menghasilkan tujuh ton," kata Laode dalam diskusi di Posko BPN Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, lanjutnya, konsep digital farmingakan menarik minat generasi milenial di sektor agrikultur. Sebab menurut Laode, tak banyak anak muda yang menekuni profesi petani.
 
"Kita harus memikirkan generasi milenial digital farming dan fishering. Kita bisa swasembada pangan," ujarnya.
 
Konsep digital farming, hasil pertanian bisa lebih terukur. Pengembangannya bisa melibatkan universitas dan akademisi yang fokus di sektor pertanian.
 
"Dengan sistem digital farming impor bisa dikurangi dengan mudah," tegas Laode.
 
Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan) pada empat bulan pertama 2018, produksi beras selalu di bawah 9 juta ton per bulan. Padahal, Indonesia butuh 9 juta ton per bulan untuk memenuhi kebutuhan nasional.
 
"Sembilan juta ton itu kecil kalau kita kembangkan dengan itu. Tidak ada bangsa yang bisa bertahan kalau pangannya berasal dari luar," pungkasnya.
 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi