Rapat persiapan Presidential Debate Live Fact-Checking di kantor Google Indonesia, Jakarta pada 17 Maret 2019/Medcom.id/Sobih AW Adnan
Rapat persiapan Presidential Debate Live Fact-Checking di kantor Google Indonesia, Jakarta pada 17 Maret 2019/Medcom.id/Sobih AW Adnan

Kawal Debat Cawapres Melalui Live Cek Fakta di Medcom.id

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019
Sobih AW Adnan • 17 Maret 2019 18:13
Jakarta:Portal berita Medcom.idkembali terlibat dalam kerja kolaborasi antarmedia bertajuk Presidential Debate Live Fact-Checking di kantor Google Indonesia, Jakarta pada 17 Maret 2019. Aktivitas dan hasil dari proyek kerjasama jaringan ini akan ditampilkan melalui laporan langsung saat pagelaran Live Streaming Debat Cawapres Ronde III di kanal video, akun Facebook, serta channel Youtube Medcom.id.
 
Pemimpin Redaksi Medcom.id Abdul Kohar mengatakan, keterlibatan media yang dipimpinnyadalam proses cek fakta pada pelaksanaan debat calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin dan cawapres 02 Sandiaga Salahuddin Uno ini merupakan bagian dari tekadMedcom.iddalam menekan penyebaran informasi yang keliru di tengah masyarakat.
 
Keikutsertaan Medcom.id sudah tercatat sejak gelaran kolaborasi perdana dalam Debat Pilpres ke 2 pada 17 Februari lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cek Fakta: Kolaborasi Terbesar Pertama di Indonesia
 
"Saban ada perhelatan politik, misalnya debat calon Presiden-Wakil Presiden, upaya untuk 'memukul' lawan di antaranya adalah dengan menggunakan informasi yang misleading. Karena itu, upaya memutus mata rantai informasi yang sesat dan menyesatkan harus terus-menerus dilakukan, dan itu tidak bisa dilakukan sendirian," kata Kohar, Minggu, 17 Maret 2019.
 
Menurut dia, kerjasama antarmedia ini juga penting bagi masyarakat karena bisa dijadikan media dalam mengawal informasi dari jalannya proses debat.
"Secara tidak langsung, cek fakta akan mengajak publik lebih cerdas dalam menerima maupun memperlakukan informasi. Sekaligus bisa meningkatkan literasi media di kalangan publik," kata dia.
 
Peningkatan keamanan
 
Sementara itu,
Ketua Komite Fact Checker dari Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Aribowo Sasmito mengatakan, persiapan yang dilakukan dalam kolaborasi cek fakta kali ini diklaim lebih matang.
 
Baca: Situs Cekfakta.com Diretas
 
"Beberapa proses internal sudah dilakukan. Antara lain, pemantapan koordinasi antarpeserta yang sudah ditingkatkan dan dirapikan agar proses kerja bisa berlangsung lebih efektif," kata Ari.
 
Termasuk,antisipasi terhadap peretasan situs Cekfakta.com yang sempat terjadi dalam perhelatan sebelumnya. Menurut Ari, tim sudah memperkuat kata kunci dan sistem keamanan lainnya.
 
"Sudah ada langkah khusus. Kami menggunakan kata kunci yang lebih kuat serta pengamanan berlapis," kata dia.
 
Presidential Debate Live Fact-Checkingdigelar atas inisiatif Mafindo, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan bekerja sama dengan Google News Initiative Indonesia. Jika pada debat sebelumnya melibatkan 24 media nasional dan daerah, kali ini, kolaborasi cek fakta melibatkan puluhan jurnalis dari 15 media nasional.
 

 

(SBH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif