Komisioner Bawaslu DKI, Puadi--Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Komisioner Bawaslu DKI, Puadi--Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

8.000 TPS di Jakarta Rawan Kecurangan

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Theofilus Ifan Sucipto • 16 April 2019 12:54
Jakarta: Bawaslu DKI Jakarta mengatakan ribuan tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta teridentifikasi rawan kecurangan. Total ada 8.000 TPS teridentifikasi rawan. Dan 4.000 di antaranya berada di Jakarta Barat.
 
"Dari identifikasi kita di Jakarta Barat, sekitar empat ribu TPS rawan kecurangan," kata komisioner Bawaslu DKI, Puadi di Jakarta Utara, Selasa 16 April 2019.
 
Dia mengatakan ada beberapa indikator yang membuat Jakarta Barat menyandang status tersebut. Pertama, kata Puadi, Jakarta Barat masuk area abu-abu atau grey area.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, lanjutnya, ada TPS yang berdiri di tempat padat penduduk seperti apartemen serta beberapa TPS yang dekat dengan sekolah dan kampus. Apalagi, pelanggaran pemilu sempat terjadi pada Pilkada lalu.
 
Baca: KPU Bawaslu DKPP Bahas Dugaan Kecurangan Pemilu di Malaysia
 
Saat Pilkada lalu, kata Puadi, ada pembagian sembako di Jakarta Barat. Pengawas Pemilu waktu itu menyita enam truk sembako di Kalideres, dan masing-masing tiga truk sembako di Kebon Jeruk dan Palmerah. "Ini indikasi kerawanan yang harus diantisipasi pada pemilu 2019," tandas dia.
 
Adapun rincian TPS di Jakarta yang masuk dalam kategori rawan sebagai berikut:
Jakarta Barat: 4.137 TPS
Jakarta Timur: 2.488 TPS
Jakarta Selatan: 826 TPS
Jakarta Pusat: 457 TPS
Jakarta Utara: 239 TPS
Kepulauan Seribu: 57 TPS
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif