TNI-Polri Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Foto: Medcom.id/Syahrul Ramadhan)
TNI-Polri Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Foto: Medcom.id/Syahrul Ramadhan)

TNI-Polri Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Muhammad Syahrul Ramadhan • 22 Maret 2019 10:43
Jakarta: TNI dan Polri menggelar 'Apel Gelar Pasukan' dalam rangka pengamanan Pemilu 2019. Apel diikuti 110 ribu personel TNI dan Polri. Menko Polhukam Wiranto didapuk memimpin apel yang juga dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
 
Wiranto menyebut pemilu serantak telah menjadi warisan kebanggaan nasional. Sekaligus, sorotan internasional untuk membuktikan Indonesia mampu melakukan konsolidasi politik demokratis dan berintegritas dalam memilih pemimpin.
 
“Sukses atau tidaknya perhelatandemokrasi ini sangat tergantung kepadasemua pihak yang terlibat secara langsungmaupun tidak langsung,” kata Wiranto di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jum'at, 22 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia setiap elemen masyarakat dituntut untuk taat dan patuh pada aturan termasuk penyelenggara pemilu; Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menunjukkan kinerja objektif dan transparan.
 
“Tidak ketinggalan tentunya fungsi dan peran TNI-Polri yang berada di luar lingkup penyelenggara Pemilu untuk memastikan suksesnya keberlangsungan pemilu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil," ungkapnya.
 
Wiranto menegaskan pemilu sejatinya untuk memilih pemimpin bukan mengadu para calon. Juga ajang unjuk kompetensi, program, dan kapabilitasuntuk mendapatkan kepercayaan rakyat.
 
ApelGelar Pasukan dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia. Wiranto menjamin kemanan pemilu dengan menurunkan kekuatan prajurit gabungan TNI-Polri sebanyak 453.133 personel didukung alutsista yang disesuaikan dengan potensi kerawanan yang mungkin muncul.
 
Sebagai prajurit TNI-Polri kitasepenuhnya menyadari bahwa tugasmengamankan penyelenggaraan PemiluSerentak tahun 2019 adalah kehormatan dankebanggaan, karena sama nilainya denganmenjaga keutuhan bangsa atau menjaminterwujudnya keamanan dan ketertibanmasyarakat," pungkasnya.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif