Program Prabowo-Sandiaga Belum Dikenal Luas
Pasangan capres cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta:‎Program pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno disebut belum banyak diketahui masyarakat. Hal ini didapat dari hasil sigi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

"Tidak sampai 30 persen masyarakat Indonesia yang mengenal lima program Prabowo-Sandiaga. Itu dari hasil survei 1.200 responden," ucap Peneliti LSI Rully Akbar‎, ditemui di Graha Dua Rajawali, Ramawangun, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.


Dia mengatakan, program Prabowo-Sandiaga yang masih banyak belum dikenal antara lain; OK OCE dinasionalkan, gerakan emas minum susu, melarang impor, menaikkan gaji PNS, dan pengangkatan guru honorer. ‎Semua program itu, kata Rully, tak masuk dalam 10 top isu yang ramai diperbincangkan di sosial media maupun media online. 

"Porsi OK OCE dinasionalkan hanya 25,6 persen yang mendengar, gerakan emas minum susu hanya 23,5 persen, melarang impor 18,7 persen, naikan gaji PNS sebesar 13,5 persen, dan mengangkat guru honorer sebesar 10,2 persen," jelas dia.

Seperti diketahui ada 10 top isu yang ramai dibicarakan di media online maupun sosial media. Isu nomor pertama yakni hoaks Ratna Sarumpaet dengan frekuensi mencapai ‎17.440 berita, pembakaran bendera tauhid dengan frekuensi 12.140 berita, tampang Boyolali dengan frekuensi 3.920 berita.

Kemudian, ada isu politik sontoloyo dengan frekuensi 2.060 berita, politik genderuwo dengan frekuensi 1.840 berita, 4 tahun kepemimpinan Jokowi dengan frekuensi 1.640 berita, janji mobil Esemka dengan frekuensi mencapai 1.380 berita, dan pidato Games of Thrones Jokowi mencapai 800 berita. Selain itu, insiden Sandiaga yang melompati makam dengan frekuensi 608 berita, dan terakhir, Jokowi menggratiskan Jembatan Suramadu mencapai 500 berita.

Baca: Survei: Jokowi-Ma'ruf Unggul 20 Persen

Survei ini dilakukan pada 10-19 November 2018, kepada 1.200 responden. Metode yang digunakan yakni multistage random sampling dengan wawancara melalui kuisioner dan tatap muka. Margin of error survei ini sebesar 2,9 persen.



(DMR)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id