Petugas mempersiapkan ruang sidang yang akan digunakan untuk sidang penyelesaian sengketa Pemilihan Presiden 2019 di Gedung MK, Jakarta. Foto: MI/Ramdani.
Petugas mempersiapkan ruang sidang yang akan digunakan untuk sidang penyelesaian sengketa Pemilihan Presiden 2019 di Gedung MK, Jakarta. Foto: MI/Ramdani.

Kubu Prabowo Tuding KPU Biarkan Situng Bermasalah

Pemilu Sidang Sengketa Pilpres 2019
Faisal Abdalla, Fachri Audhia Hafiez • 14 Juni 2019 14:29
Jakarta: Kubu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menuding Komisi Pemilihan Umum (KPU) membiarkan sistem informasi penghitungan (situng) berantakan. Dia menilai banyak data situng tak sesuai kenyataan.
 
"Situng adalah perangkatan sarana informasi dalam pelaksanaan penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu. KPU wajib jaga data situng. Namun, faktanya dibiarkan bermasalah," kata anggota Tim Hukum Prabowo-Sandi, Teuku Nasrullah, dalam sidang perdana perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Juni 2019.
 
Dia mencontohkan pada saat KPU sudah menetapkan hasil pemilu pada Selasa, 21 Mei 2019, data situng tetap berubah-ubah. Dia menilai seharusnya situng bisa lebih cepat menyelesaikan proses penghitungan suara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada indikasi perubahan dilakukan untuk menyesuaikan data situng ke data rekap nasional," jelas dia.
 
Nasrullah juga menyoroti situng yang dibiarkan terbuka. Hal ini membuka celah pihak ketiga masuk dan mengubah data. Jeda dokumen terunggah di situs selama 15 menit dianggap memungkinkan penyusup mengubah data.
 
Baca: BIN dan Polri Dituding Tidak Netral
 
Menurut dia, KPU menjalankan situng tanpa prinsip keamanan. Kesalahan input pun perlu diaudit secara menyeluruh.
 
Sidang perdana PHPU pemilihan presiden (pilpres) digelar hari ini. Agenda sidang memutuskan lanjut atau tidaknya sengketa ke tahapan persidangan dengan mempertimbangkan permohonan beserta barang bukti yang diajukan.
 
Agenda ini dikenal dengan sidang pendahuluan. Sidang pemeriksaan alat-alat bukti dan saksi akan digelar pada periode 17 hingga 21 Juni 2019. Untuk pilpres, sidang putusan akan digelar pada 28 Juni 2019.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif