Ketua KPU Arief Budiman/Medcom.id/Krispen
Ketua KPU Arief Budiman/Medcom.id/Krispen

KPU Siap Menggelar Pemilu Serentak

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Damar Iradat • 17 November 2018 12:05
Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan pihaknya sudah tak bermasalah dengan anggaran maupun personel. KPU juga terus berbenah lima bulan jelang pesta demokrasi.
 
"Dari dua ukuran anggaran dan personel, KPU menyimpulkan semua siap," kata Arief dalam Rapat Kooedinasi Nasional (Rakornas) KPU, di Ecovention, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 17 November 2018.
 
KPU sudah mengantongi Rp24,8 triliun dari pemerintah. Semua satuan kerja di masing-masing daerah pun bebas masalah anggaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPU juga telah merekrut kurang lebih 1.309 personel. Namun, di beberapa kabupaten/kotam ada personel yang masa jabatannya habis. Masih ada sekitar 12 daerah yang jumlah personelnya belum lengkap. Sebab, beberapa pihak mengikuti seleksi KPU maupun Bawaslu provinsi.
 
"Jadi saya sudah menawarkan bagi yang lolos KPU provinsi dan Bawaslu provinsi supaya kabupaten/kota nya tidak kurang, bagaimana kalau Anda Saya kembalikan ke kabupaten/kota. Ternyata enggak ada yang mau. Maka proses PAW-nya akan kami lakukan," tutur Arief.
 
Baca: KPU Tetapkan DPT Hasil Perbaikan ke-2
 
Ia menjelaskan salah satu penyebab kurangnya personel di tingkat kabupaten/kota karena ada yang meninggal akibat bencana di Sulawesi Tengah. Penyelenggara pemilu meninggal saat gempa dan tsunami Palu.
 
"Karena sedang ada rakor di hotel tersebut. Kemudian hotelnya runtuh, ada satu orang terjebak di dalamnya dan ditemukan meninggal dunia," ucap Arief.
 
Arief menyebut personel di tingkat kecamatan siap menggelar pemilu. KPU juga mengambil kebijakan proses rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebanyak dua orang setiap kecamatan.
 
"Sesuai keputusan MK, KPU mengambil kebijakan proses rekrutmennya tambahan dua orang dilakukan pada 2018. Tapi demi prinsip efektif efisian, pelantikannya dilakukan Januari 2019. Jadi PPK-nya yang tambahan baru bekerja mulai 2019," beber dia.
 

 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi