Wakil Presiden RI Jusuf Kalla--Medcom.id/Dheri Agriesta.
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla--Medcom.id/Dheri Agriesta.

Wapres JK: Politik Seperti Badminton

Pemilu pilpres 2019
Faisal Abdalla • 10 Desember 2018 14:52
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut situasi politik jelang Pemilu Serentak 2019 serupa dengan permainan badminton. Saling lempar kritik terjadi antarsesama pemain.
 
"Saat ini banyak sekali ribut di media, saling cerca macam-macam. Saling kritik. Karena politik itu, kalau musimnya pemilu seperti badminton," kata Kalla saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengawas Pemilu di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin, 10 Desember 2018.
 
Kalla memaklumi situasi politik yang menghangat jelang kontestasi lima tahunan. Namun, dia meminta peserta pemilu lebih berhati-hati ketika menyerang lawan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kalla mengatakan dalam permainan badminton, jika serangan atau smash tersangkut net atau keluar garis, poin akan diberikan kepada lawan. Kalla meminta peserta pemilu bisa belajar dari permainan badminton tersebut.
 
"Kalau mau ngomong yang benar, kalau isunya salah, itu langsung dikritik habis-habisan, dan itu poin ke lawan, bisa jadi (lawan) yang menang," kata Kalla.
 
Baca: JK: Pemilu 2019 Tersulit di Dunia
 
Lebih lanjut, Kalla juga berpesan kepada penyelenggara pemilu, khususnya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar bisa menjadi pengawas yang adil dan indpenden layaknya wasit dalam permainan badminton. Pengawasan yang profesional sangat dibutuhkan demi kelancaran jalannya Pemilu serentak.
 
"Saya tahu anda (Bawaslu) juga warga negara biasa yang berhak memilih. Tapi anda harus rahasiakan itu. Sebab bagi Bawaslu, yang terpenting adalah indpendensi, bagaimana anda bertugas dengan independen," tegas Kalla.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi