Ahmad Basarah Dilaporkan ke Bawaslu
Pemuda Peduli Soeharto melaporkan Ahmad Basarah ke Bawaslu - Medcom.id/Muhammad Al Hasan.
Jakarta: Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) oleh Pemuda Peduli Soeharto. Basarah dituding melakukan pelanggaran pemilu terkait pernyataan 'Soeharto guru korupsi'.  

"Kami duga beliau melanggar UU Pemilu," kata perwakilan Pemuda Peduli Soeharto Captain Indonesia Oktoberiandi, di Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Desember 2018.


Oktoberiandi menyebut ucapan Basarah bukan fakta. Sebab, selama 20 tahun reformasi tidak ada putusan hukum yang menyatakan Soeharto sebagai tersangka atau terpidana kasus korupsi.

"Menurut kami ini tindakan tidak terpuji mengingat beliau selain sebagai pelaksana dan peserta pemilu juga sebagai pejabat negara di negara ini," tandas dia.

Wasekjen Partai Berkarya itu berharap Bawaslu bergerak cepat dan adil memeriksa Basarah. Ia minta Basarah ditindak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(Baca juga: Sindir Soeharto, Politikus PDIP Siap Hadapi Hukum)

"Kami berharap Bawaslu bisa menginvestigasi permasalahan ini," kata dia.

Basarah dilaporkan melanggar Pasal 280 ayat (1) huruf c Jo. Pasal 521 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal itu mengatur pelaksana, peserta, dan tim Kampanye Pemilu dilarang menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan/atau Peserta Pemilu yang lain.

Bila terbukti melanggar diancam pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp24 juta. Dalam laporan itu, Oktoberiandi membawa sejumlah alat bukti di antaranya artikel di media online, video dan rekaman. 

(Baca juga: PDIP Pasang Badan Buat Basarah)





(REN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id