Pernyataan Amien Rais Menyesatkan Sistem Demokrasi

Fachri Audhia Hafiez 02 Desember 2018 06:34 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Pernyataan Amien Rais Menyesatkan Sistem Demokrasi
Wasekjen Partai Golkar--Ace Hasan Syadzily-- MI/RAMDANI
Jakarta: Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menganggap pernyataan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) memberi pengaruh negatif terhadap pilpres 2019. Amien sebelumnya menyebut pilpres mendatang sebagai perang Baratayuda atau Armageddon.

Juru Bicara TKN Jokowi-Amin, Ace Hasan Syazdily mengingatkan jika pilpres sebagai bagian dari demokrasi. Untuk itu, pilpres harus disikapi dengan tenang, bukan dianggap sebagai hal yang menakutkan.


"Jangan ditarik-tarik ajang demokrasi ini seperti perang, rileks saja, justru kalau Pak Amien Rais selalu menyampaikan narasi peperangan dalam pilpres membuat demokrasi kita nanti menakutkan," kata Ace dalam keterangan resmi, Jakarta, Sabtu, 1 Desember 2018.

Ace mengatakan, pilpres bukan ajang untuk saling menjatuhkan, melainkan mekanisme politik biasa dan sebagai proses demokrasi untuk memilih presiden lima tahun sekali. "Pilpres itu bukan perang Baratayuda, bukan Armagedon," ujarnya.

(Baca: Hasto: Prabowo Tak Punya Komitmen Berantas Korupsi)

Politikus partai Golkar itu juga mengajak masyarakat untuk menyambut pilpres dengan penuh kegembiraan bukan ketakutan. Kubu Prabowo diminta menyampaikan program-pogram unggulan mereka.

'Kami akan tanggapi dengan prestasi kepemimpinan Pak Jokowi," ucap Ace.

Sebelumnya, Amien yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyinggung Pilpres 2019 saat berbicara dalam forum konsolidasi di sela Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah. Amien menyebut pilpres 17 April 2019 sebagai pertarungan Baratayuda dan Armageddon.



(JMS)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id