Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah/MI/Mohamad Irfan
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah/MI/Mohamad Irfan

Fahri Sesalkan Pembatalan Pemaparan Visi Misi

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019
Whisnu Mardiansyah • 07 Januari 2019 11:55
Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Hamzah menyayangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) batal memfasilitasi pemaparan visi-misi pasangan calon presiden dan wakilnya. Ajang itu seharusnya menjadi momentum paslon menyampaikan hasil identifikasi permasalahan bangsa.
 
"Saya sangat menyesalkan yang dilakukan KPU. Jadi, visi misi itu satu dokumen yang lahir dari pertama-pertama proses identifikasi persoalan," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 7 Januari 2019.
 
Baca: TKN: Visi-Misi Prabowo-Sandi Berantakan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Fahri, pemaparan visi-misi penting. Capres cawapres harus mampu menyampaikan langsung program yang ditawarkan kepada masyarakat.
 
"Jadi, dia harus secara verbal, di luar kepala istilahnya. Mampu membaca, apa sih masalah bangsa kita. Lalu setalah dia melakukan analisis lingkungan dan dia bikin kesimpulan," beber Fahri.
 
Masyarakat bisa mengukur atau tidak kandidat pemimpin bangsa melaksanakan program yang ditawarkan. Publik juga bisa membandingkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang layak menakhodai Indonesia.
 
"Ini kan bukan orang yang mau lulus ujian masuk perguruan tinggi atau mau bekerja di perusahaan begitu. Tapi orang yang akan memimpin sebuah negara besar," tegas Fahri.
 
Baca: Ma'ruf Tak Takut Sampaikan Visi Misi
 
KPU memastikan tak memfasilitasi pemaparan visi misi paslon capres-cawapres. Sebelumnya, pemaparan dijadwalkan 9 Januari 2019.
 
"Sosialisasi visi-misi silakan dilaksanakan sendiri-sendiri tempat dan waktu yang mereka tentukan sendiri. Jadi, tidak lagi difasilitasi oleh KPU," kata Ketua KPU Arief Budiman di Hotel Mandarin Oriental, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu, 5 Januari 2019.
 
KPU merasa kerepotan jika harus memfasilitasi kegiatan itu. Permintaan kedua timses berbeda-beda, sementara jadwal debat pertama 17 Januari 2019 semakin mepet.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi