Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Foto: Antara/Galih Pradipta
Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Foto: Antara/Galih Pradipta

Prabowo-Sandi Siapkan Panah Supremasi Hukum dan Terorisme

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019
Whisnu Mardiansyah • 04 Januari 2019 15:37
Jakarta: Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengaku siap menghadapi debat perdana calon presiden dan wakilnya pada 17 Januari 2018. Supremasi hukum dan penanganan terorisme isu yang akan disoroti dalam debat nanti.
 
Juru debat BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria, menilai supremasi hukum di era pemerintahan saat ini masih lemah. Berbagai kasus hukum belum tertangani dengan baik.
 
"Kedua, terkait hukum juga terlihat sekali tajam ke bawah tumpul ke atas," kata Riza saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 4 Januari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Indeks Persepsi Korupsi Senjata Prabowo-Sandi di Debat Perdana
 
Padahal, aspek hukum salah satu program dari Nawa Cita Presiden Joko Widodo. Faktanya, pemerintahan saat ini memiliki banyak pekerjaan rumah di bidang hukum yang belum terselesaikan. Sebagai contoh penanganan kasus hukum penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan yang hingga kini belum terungkap.
 
"Harus ada keadilan enggak ada kriminalisasi jangan ada tebang pilih," ungkapnya.
 
Begitu pula dengan penanganan terorisme. Riza menilai pemerintah masih ambigu soal definisi terorisme. Sehingga, penanganannya tumpang tindih antara kepolisian dan TNI. "Jangan kasus di Papua dianggap kelompok bersenjata di Poso dianggap terorisme harusnya disamakan. Di Papua itu lebih dari terorisme," ujarnya.
 
Baca juga: Kubu Prabowo Santai Hadapi Isu HAM di Debat
 
BPN juga akan meminta wejangan dan masukan dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Pengalamannya mengikuti dua kali debat Pilpres diyakini memberikan masukan positif kepada Prabowo.
 
"Punya pemikiran-pemikiran yang positif buat kami nanti diteruskan ke pasangan calon. Saya kira itu hal positif," pungkasnya.
 

 

(MBM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif