Hanura Manfaatkan Keberhasilan Petahana Kerek Elektabilitas

Arga sumantri 26 November 2018 14:47 WIB
pemilu serentak 2019
Hanura Manfaatkan Keberhasilan Petahana Kerek Elektabilitas
Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir - MI/Dwi Apriani.
Jakarta: Partai Hanura menegaskan tetap fokus memenangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Meskipun, Hanura diprediksi banyak lembaga survei tak lolos ke Senayan. 

"Iya dong (fokus memenangkan Jokowi-Ma'ruf) caleg di daerah kita minta untuk cerdas memanfaatkan keberhasilan petahana di setiap sosialisasi," kata Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir kepada Medcom.id, Senin, 26 November 2018. 


Inas mengklaim Pilpres 2019 yang digelar berbarengan dengan Pileg menguntungkan Hanura. Sebab, para caleg bisa juga menyosialisasikan capres sekaligus capaian-capaiannya. Hal itu dipercaya mengerek elektabilitas Hanura. 

"Hanura selama empat tahun ini selalu setia dalam mengawal program-program pemerintahan Jokowi," ungkapnya. 

(Baca juga: Hanura Diprediksi tak Lolos ke Senayan)

Sejumlah lembaga survei memprediksi Hanura tidak lolos ke parlemen. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mendapati elektabilitas Hanura di 10 provinsi terbesar selalu di bawah 1 persen.

"Suara Hanura dari provinsi-provinsi yang kita survei, konsisten di bawah angka 1 persen," kata Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby saat merilis hasil survei di kantornya, Jakarta Timur, Jumat, 2 November 2018.

Namun, Hanura mengaku kenyang diprediksi gagal di Pileg oleh lembaga survei. Sejak Pileg 2009 dan 2014, kata Inas, perolehan elektabilitas Hanura selalu jeblok versi hasil survei. 

"Tapi Alhamdulillah prediksi tersebut tidak pernah terbukti karena kenyataannya Hanura selalu lolos PT (Parliementary Threshold)," ucap Inas.





(REN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id