Jubir TKN Ace Hasan Syadzily (kiri pembaca)/MI/Mohamad Irfan
Jubir TKN Ace Hasan Syadzily (kiri pembaca)/MI/Mohamad Irfan

Kubu Prabowo Tak Mengerti UU Penanggulangan Bencana

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Eko Nordiansyah • 01 Januari 2019 12:27
Jakarta: Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak disebut tak mengerti undang-undang. Keinginan tim membuat kementerian khusus menangani bencana tak sesuai aturan.

Berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana sudah ada badan khusus yang menangani segala bencana. Amanah itu diemban Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"BNPB mengoordinasikan penanganan bencana dengan Basarnas, Kementerian Sosial, TNI, POLRI, BMKG, pemerintah daerah dalam hal ini BPBD, dan para relawan kebencanaan," kata juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf , Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Selasa, 1 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca: Visi Misi Prabowo Dinilai Mirip Orde Baru BNPB, terang Ace, mampu bekerja sigap, cepat, tanggap, dan responsif. Hal itu juga terbukti di Lombok, Nusa Tenggara Barat;  Palu, dan Donggala. BNPB juga bekerja baik menangani tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung.

BNPB lebih dari cukup  menangani bencana di  Tanah Air. Mereka bahkan mendapat anggara Rp610 miliar pada 2019. BNPB juga memiliki dana siap pakai Rp6,5 triliun yang bisa dikucurkan jika terjadi bencana.

Ace menegaskan pemerintah memiliki kecepatan merespons bencana. Presiden Jokowi juga selalu turun ke lokasi bencana membantu para korban.

"Lihat Pak Jokowi selalu hadir bersama para korban bencana di saat masyarakat terdampak membutuhkan bantuan. Sementara kubu sebelah terkesan politisasi bencana. Kami sudah berbuat yang terbaik untuk penanganan bencana, sementara kubu sebelah baru rencana," beber dia.


(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi