Ilustrasi. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menunjukkan surat suara pemilihan calon Presiden dan calon Wakil Presiden ketika melakukan perhitungan surat suara Pemilu 2019 di TPS 040 Menteng,. Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Ilustrasi. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menunjukkan surat suara pemilihan calon Presiden dan calon Wakil Presiden ketika melakukan perhitungan surat suara Pemilu 2019 di TPS 040 Menteng,. Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Cek Fakta: Pertuni Tak Keluhkan Template Surat Suara Braile

Pemilu pemilu serentak 2019
Damar Iradat • 17 April 2019 17:23
Jakarta: Sebuah pesan berantai soal surat suara braile untuk tuna netra yang diterbitkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak sempurna viral di media sosial. Kabar itu diviralkan lewat cuitan akun @berteman_mari milik J. Suryo Prabowo, salah seorang relawan pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
Dalam cuitannya, JS Prabowo melampirkan sebuah tangkapan layar status seseorang dengan akun Bismark Bis Mark. Dalam status tersebut, intinya, dia menyebut jika hampir 80 persen surat suara pilpres untuk tuna negra salah semua.
 
Ia mengklaim, berdasarkan informasi dari Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) di Jakarta, gambar nomor urut 01 timbul. Namun, untuk pasangan nomor urut 02 tidak teraba.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Faktanya, seperti dilansir Tempo.co, Ketua Dewan Pengurus Pusat Pertuni, Aria Indrawati, mengatakan Pertuni tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun terkait template surat suara untuk 2019. Bahkan, ia menyebut jika kabar tersebut hoaks.
 
Aria menambahkan, kabar itu merugikan Pertuni sebagai organisasi kemasyarakatan yang bersifat netral. Apalagi, akibat kabar itu, Pertuni dianggap mendelegitimasi Pemilu.
 
"Beberapa anggota DPR sudah ada yang bertanya ke teman-teman," ujar Aria.
 
Selain itu, dalam template yang viral tersebut dikatakan ada potensi 5 juta suara tunanetra. Faktanya, jumlah penyandang disabilitas, berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) yang tercatat oleh KPU, ada 1.247.730 pemilih. Jumlah tersebut terdiri dari 83.182 tunadaksa, 166.364 tunanetra, 249.546 tunarungu, 332.728 tunagrahita dan 415.910 penyandang disabilitas lainya.

 

(DMR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif