Ilustrasi Pemilu - Medcom.id.
Ilustrasi Pemilu - Medcom.id.

Masyarakat Jangan Dibuat Tak Percaya Penyelenggaraan Pemilu

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Candra Yuri Nuralam • 23 April 2019 08:21
Jakarta: Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diminta untuk tidak saling klaim kemenangan terhadap hasil Pilpres 2019. Penggiringan opini dari kedua kubu dinilai membuat suasana masyarakat semakin panas.
 
"Jadi, rakyat jangan dibuat bingung, apalagi dibuat tidak percaya atas penyelenggaraan Pemilu hari ini. Terutama oleh opini saling klaim yang dibangun oleh tim sukses masing-masing, baik BPN maupun TKN," kaya Ketua Bidang Hikmah Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Imam Alfian di Jakarta, Selasa, 22 April 2019.
 
Alfian menyebut saling klaim kemenangan kedua kubu seakan-akan melangkahi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu. Selain klaim kemenangan, persoalan dugaan kecurangan juga ikut serta menggiring opini masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga:Sandi Percaya KPU Profesional dan Berintegritas)
 
"KPU merupakan lembaga negara yang diberi mandat oleh rakyat untuk menyelenggarakan Pemilu dengan baik. Kalau ada temuan kecurangan yang terjadi di berbagai daerah, baiknya dilaporkan kepada Bawaslu atau lembaga yang berwenang," ujar Alfian.
 
Kecemasan Alfian tidak jauh dari masalah people power yang digaungkan oleh Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais jika terjadi kecurangan. Jika sampai begitu, lanjutnya, demokrasi di Indonesia dinilai tidak berjalan dengan semestinya.
 
"Kalau ada persoalan pelanggaran penyelenggara bisa lewat DKPP dan kalau ada sengketa perbedaan selisih suara bisa lewat gugatan Mahkamah Konstitusi," tutur Alfian.
 
Lebih lanjut, Alfian mengimbau kepada masyarakat untuk bijak menyaring berbagai pemberitaan dan informasi yang beredar dari media sosial maupun pesan berantai di WhatsApp. Penyebaran hoaks adalah sumber utama perpecahan di antara masyarakat.
 
"Kita semua masyarakat harus pandai-pandai bermedsos dengan sehat dan positif. Jangan sampai terprovokasi apalagi ikut memprovokasi keadaan," ucap Alfian.
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif