Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin dan ulama NU Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin dan ulama NU Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Ma'ruf: Tak Semudah Itu Rebut Jateng

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
M Sholahadhin Azhar • 10 Desember 2018 09:34
Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin merespons kekuatan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang dipusatkan di Jawa Tengah (Jateng). Dia menilai hal itu sulit dilakukan.

"Ya mungkin mereka berharap ingin mengubah, saya kira enggak semudah itu mengubah pilihan (masyarakat Jateng) ya," kata Ma'ruf di kediamannya, Menteng, 10 Desember 2018.

Menurut dia, sejak 2014, masyarakat Jawa Tengah setia mendukung Presiden Joko Widodo. Hal ini pula yang mengakibatkan petahana menang telak di sana. Apalagi saat ini, kekuatan pendukung Jokowi kian bertambah dari unsur Nahdlatul Ulama (NU). 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Tambah NU-nya, tambah Golkarnya. Saya pikir PDI Perjuangan itu juga kan kekuatan utamanya di Jateng. Jadi saya pikir enggak akan mengubah," beber Ma'ruf. Selain itu, ia juga menyebut kekuatan partai pendukung Koalisi Indonesia Kerja (KIK) juga terbagi rata di Jawa Tengah. PKB dan PPP memiliki elektabilitas lumayan tinggi di wilayah tersebut sehingga kekuatan Jokowi amat besar.

Ma'ruf menilai salah besar jika elektabilitas 43 persen Pilkada 2018 di Jateng dijadikan modal. Pasalnya, saat itu, Sudirman Said didampingi oleh Ida Fauziah dari PKB sehingga efeknya mendongkrak suara Gerindra di sana.

"Kemarin itu suara Sudirman said besar itu kan karena ada Ida Fauziah. Ida Fauziah itu kan didukung PKB," jelas Ma'ruf.


(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi