Prabowo Subianto saat menghadiri acara Haul Kubro ke-263 Habib Hasan bin Muhammad Al-Haddad atau yang dikenal Mbah Priok. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Prabowo Subianto saat menghadiri acara Haul Kubro ke-263 Habib Hasan bin Muhammad Al-Haddad atau yang dikenal Mbah Priok. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

Kunjungi Makam Mbah Priuk, Prabowo Bantah Berkampanye

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Whisnu Mardiansyah • 05 November 2018 04:21
Jakarta: Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri acara Haul Kubro ke-263 Habib Hasan bin Muhammad Al-Haddad atau yang dikenal Mbah Priok. Dalam sambutanya, Prabowo tak ingin banyak bicara karena khawatir dituding sedang berkampanye.
 
"Jadi saya tidak akan panjang lebar karena dibatasi ketentuan peraturan. Saya sudah masuk ke masa kampanye," kata Prabowo di Makam Mbah Priok, Jakarta Utara, Minggu, 4 November 2018.
 
Sebagai pasangan yang telah resmi ditetapkan sebagai peserta Pilpres 2019, Prabowo-Sandi terikat aturan main berkampanye. Salah satunya larangan berkampanye di tempat ibadah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu), Pasal 280 ayat 1 menyebutkan bahwa pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang: (h) menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.
 
Jika melanggar, maka akan dikenakan sanksi pidana berupa kurungan penjara selama 2 tahun dan denda maksimal Rp24 juta.
 
"Jadi ini saya menganggap (makam Mbah Priuk) adalah sebagai bagian dari tempat ibadah. Jadi saya tidak akan mengajak saudara mendukung saya," ucapnya.
 
Namun, Prabowo mengaku tak bisa mencegah ketika kedatangannya disambut antusias orang yang mengacungkan simbol jari nomor urutnya.
 
"Tapi waktu saya masuk, hampir 90 persen kalau nggak lebih, kok angkat tangannya jari dua. Jadi saya tidak mengajak, tapi saya bisa menangkap artinya kemana," lanjut Prabowo.
 
Dalam pidatonya, Prabowo meminta restu kepada para jemaah yang hadir. Ia siap menerima apapun hasil keputusan pilpres nanti.
 
"Saya hanya minta doa restu untuk saya melaksanakan tugas saya. Apapun keputusan rakyat Indonesia, saya akan patuh dan tunduk," ujarnya.
 
Di penghujung sambutannya, Prabowo mengajak kepada peserta haul untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan kesejukan.
 
"Islam sering dikabarkan Islam ini adalah keras, Islam ini ekstrim, dan segalanya. Mari buktikanlah kita ingin damai dan kita bisa memberi perdamaian dan kesejukan. Kita bisa melindungi semua agama, ras, suku," pungkasnya.
 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi