Tak Semua Penyandang Disabilitas Mental Bisa Memilih
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan memberikan keterangan kepada wartawan mengenai Pilkada Serentak di Media Center KPU Pusat, Jakarta, Jumat (9/6/2017). Foto: Antara/Reno Esnir
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memasukkan pemilih disabilitas mental ke dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019. Namun tak semua penyandang disabilitas mental dimasukan ke dalam DPT.

"Prinsipnya adalah, selama ditemukan penyandang disabilitas mental, maka harus didata. Pertanyaannya, siapa saja yang di data? Yang tidak tahu siapa dirinya? Kalau itu tidak mungkin didata sama KPU," kata Komisioner KPU, Viryan Azis di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 3 Desember 2018.


Viryan mengatakan KPU hanya akan mendata penyandang disabilitas mental yang memang memiliki hak pilih dan masih sanggup memilih. Pendataan pemilih disabilitas mental juga dilakukan dari pintu ke pintu (door to door).

"Kan tidak mungkin juga mendata penyandang disabilitas mental yang ada di jalan. Itu bukan metode kami," kata dia.

Pendataan pemilih disabilitas mental sudah pernah dilakukan pada Pemilu 2014 lalu. "Jajaran kami sudah pernah menangani tentunya, juga sama di 2015, 2016, 2017 pernah dan ini bukan hal baru," tukasnya.



(MBM)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id