Pidato Rizieq Tak Pengaruhi Elektabilitas Partai

M Sholahadhin Azhar 03 Desember 2018 13:55 WIB
pilpres 2019pemilu serentak 2019
Pidato Rizieq Tak Pengaruhi Elektabilitas Partai
Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding. Foto: MI/Irfan.
Jakarta: Pidato Rizieq Shihab yang mengajak peserta reuni 212 ganti presiden dan tak memilih partai pendukung Basuki Tjahja Purnama tak menjadi kekhawatiran. Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding menyebut hal itu tidak menggerus elektabilitas partainya.
 
Ia mengklaim dukungan elektoral kepada partainya terus meningkat. "Kenapa PKB terus meningkat? karena keseharian, kebijakan gerakan perjuangan PKB selalu berorientasi kepada bagaimana memperjuangkan, memberdayakan umat khususnya," kata Karding saat dihubungi, Senin, 3 Desember 2018.
 
Dia mengklaim PKB memiliki banyak kebijakan untuk memberdayakan pesantren, madrasah dan mendorong kebijakan pro Islam di parlemen. Selain itu, kader PKB selalu mengamalkan tradisi Islam ahlus sunnah waljamaah.

Baca: Fadli: Tak Masalah Reuni 212 Bermuatan Politik


Budaya itu, kata Karding, selalu menjadi kebiasaan kader PKB, yang sebagian besar merupakan warga nahdiyin. Misalnya maulid nabi, istigasah dan doa bersama. Artinya, PKB tak berkoar, tapi berbuat.
 
"Terus berusaha untuk membantu mengembangkan masyarakat, institusi muslim khususnya Nahdlatul Ulama (NU) dan umat muslim secara keseluruhan," sebut Karding.
 
Sebelumnya, Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyerukan agar tidak memilih calon presiden/wakil presiden dan calon legislatif yang diusung partai pendukung penista agama. Ajakan itu disampaikan dalam rekaman yang diputar dalam aksi Reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat.



(FZN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id