Ketua KPU Arief Budiman. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.
Ketua KPU Arief Budiman. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.

Daftar 51 Lembaga Pemantau Pemilu

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Faisal Abdalla • 26 Maret 2019 21:09
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) melibatkan pemantau dalam pelaksanaan pemilu serentak 2019. Namun pemantau pemilu harus diakreditasi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
 
"Dulu akreditasi pemantau itu diberikan oleh KPU, sekarang dengan undang-undang yang baru, akreditasi itu diberikan oleh Bawaslu," kata Ketua KPU, Arief Budiman di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa, 26 Maret 2019.
 
Arief mengatakan pemantau pemilu bisa berasal dari dalam maupun luar negeri. Khusus pemantau dari luar negeri, mereka juga harus mengantongi izin dari Kementerian Luar Negeri RI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin mengatakan saat ini ada 51 lembaga yang telah diakreditasi oleh Bawaslu untuk jadi pemantau pemilu. Dari 51 lembaga, dua di antaranya merupakan lembaga internasional.
 
Untuk dapat terakreditasi, lembaga yang ingin melakukan pematauan pemilu 2019 harus memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya harus berbadan hukum.
 
Baca: Bawaslu Akreditasi 51 Pemantau Pemilu
 
Sementara untuk tahapan akreditasinya pertama lembaga harus melakukan pendaftaran ke Bawaslu, lalu Bawaslu yang akan menentukan apakah lembaga tersebut layak menjadi pemantau pemilu.
 
Khusus untuk lembaga asing, mereka harus memenuhi sejumlah syarat tambahan untuk dapat jadi pemantau pemilu 2019, yaitu memiliki kompetensi dan pengalaman sebagai pemantau di negara lain, memperoleh visa untuk menjadi pemantau pemilu dari perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, dan memenuhi tata cara melakukan pemantauan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
 
Afif mengatakan jumlah lembaga pemantau pemilu masih bisa bertambah lantaran Bawaslu membuka pendaftaran hingga H-7 sebelum pemungutan suara Pemilu 2019 pada Rabu, 17 April 2019.
 
Berikut adalah daftar 51 lembaga pemantau pemilu yang sudah terakreditasi oleh Bawaslu:
 
1. Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)
2. Pekumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem)
3. Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI)
4. Pijar Keadilan 9 Juli 2018
5. Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI)
6. Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara (APKAN)
7. Pemuda Muslimin Indonesia
8. Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP)
9. Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI)
10. Migrant Care
11. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI)
12. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
13. Koalisi Perempuan Indonesia
14. HIMPUNAN INSAN PERS SELURUH INDONESIA
15. Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia
16. Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara
17. Komite Pemantau Legislatif (KOPEL)
18. Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN)
19. Jaringan Rakyat Untuk Demokrasi dan Pemilu
20. Yayasan Erihatu Samasuru Lesuri Tapirone
21. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)
22. LSM PERAK (Provinsi Sulawesi Selatan)
23. Lembaga Study Kebijakan Publik (LSKP) (Provinsi Sulawesi Selatan)
24. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Soppeng (Provinsi Sulawesi Selatan)
25. Sekolah Politik Perempuan Maupe (Provinsi Sulawesi Selatan)
26. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
27. Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia
28. Lumbung Informasi Rakyat (Provinsi Jawa Timur)
29. Pusat Informasi Rakyat (Provinsi Jawa Timur)
30. Forum Masyarakat Jawa Timur (Provinsi Jawa Timur)
31. Lembaga Pemantau Demokrasi
32. Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu)
33. Pusat Kajian Penyelenggara Pemilihan Umum (Puskapil) Universitas Kuningan
34. Reclassering Indonesia
35. Monitoring of Democrasi Southeast Sulawesi (Provinsi Sulawesi Tenggara)
36. Rumah Konstitusi Indonesia
37. PPUA PENCA (Pusat Pemilihan Umum Akses Penyandang Cacat)
38. Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi
39. Lembaga Pemerhati Anak dan Perempuan Erekang (Paper)
40. Masyarakat Anti Penyalahgunaan Jabatan (MAPJ)
41. Perkumpulan NETFID Indonesia
42. Forum Komunikasi Mahasiswa Batang Indonesia
43. Democrazy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP)
44. Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Surakarta
45. Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat (KPK Jabar)
46. Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI)
47. Network For Democracy and Electroral Integrity (NETGRIT)
48. Jaringan Pemantau Dan Riset Indonesia
49. Perkumpulan Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia
 
Lembaga Pemantau asing:
50. Asia Democracy Network
51. Asian Network For Free Elections
 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif