PPP Targetkan 1,1 Juta Suara WNI di Malaysia
Ilustrasi - Medcom.id.
Jakarta:Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menargetkan 1,1 juta Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Semenanjung Malaysia. Target itu harus tercapai demi memenangkan partainya dan capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Kami yakin PPP minimal akan mendapatkan 1 kursi DPR RI dari Dapil Jakarta II yang meliputi Jakarta Pusat, Selatan dan Luar Negeri, dan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf juga bisa menang di sini,” kata Sekretaris Dewan Pengurus Luar Negeri (DPLN) PPP Malaysia Muhammad Zainul Arifin melalui keterangan tertulisnya, Sabtu, 3 November 2018.


Sebanyak 1,1 juta WNI di Malaysia itu tersebar di sejumlah daerah. Di antaranya Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Pulau Penang.

Menurut Zainul, untuk mendapatkan suara mayoritas di Malaysia, pihaknya telah melakukan konsolidasi dan membentuk kepengurusan PPP di Malayia. Ia meyakini, para pengurus itu telah menjalin komunikasi dengan berbagai elemen WNI di Malaysia. 
Di antaranya dengan Partai Koalisi Perkataan Harapan yang saat ini mempin Pemerintahan Malaysia, ormas Indonesia, hingga perwakilan resmi Indonesia seperti KBRI KL dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).

“Kami sudah turun ke negeri-negeri yang ada di semenanjung Malaysia guna menyerap aspirasi warga Indonesia dan sudah berhasil membentuk perwakilan PPP di setiap negeri,” ujar Zainul.

Pembentukan kepenguruan PPP di Malaysia itu dimulai dengan pelantikan pengurus DPLN Malaysia di Kuala Lumpur yang dilakukan oleh Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi. Pada pelantikan yang dilakukan Sabtu, 3 November 2018 itu, hadir Ketua DPP PPP Lena Maryana Mukti, Wasekjen Bidang OKK Achmad Baidowi  dan Wasekjen Syafa Iliyyin.

Sementara itu, Baidowi mengatakan, pelantikan menunjukkan bahwa geliat organisasi PPP makin tertata. Setelah Malaysia, partai berlambang kakbah itu akan segera meresmikan DPLN Hongkong, Mesir, dan Saudi Arabia.

“Untuk memperkuat PPP di Malaysia kami ajak komunikasi dengan teman-teman paguyuban dari beberapa daerah Indonesia di Malaysia. Bahkan juga komunitas pesantren dan mahasiswa kita dekati. Hal ini untuk memaksimalkan PPP agar bisa lolos parliamentary threshold 4 persen,” ungkap Baidowi.



(DMR)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id