Ketua DPP Demokrat Benny Kabur Harman. Foto: MI/Ramdani.
Ketua DPP Demokrat Benny Kabur Harman. Foto: MI/Ramdani.

Demokrat: Sikap KPU Berlebihan soal Hoaks Surat Suara

Pemilu surat suara pemilu
Sunnaholomi Halakrispen • 09 Januari 2019 00:53
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menempuh jalur hukum untuk mengusut pelaku penyebar berita palsu atau hoaks terkait tujuh kontainer surat suara tercoblos. Kata Ketua DPP Demokrat Benny Kabur Harman, keputusan KPU itu menakut-nakuti masyarakat.
 
"KPU juga jangan merasa seperti diserang, santai-santai saja kalau memang bersih. Jangan apa-apa menggunakan polisi, itu menakut-nakuti rakyat itu merespons berlebihan. Jangan lebay lah," ujar Benny di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I Nomor 35, Jakarta Selatan, Selasa, 8 Januari 2019.
 
Menurutnya, kicauan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief di Twitter yang menanyakan kebenaran informasi tercoblosnya surat suara tersebut tak perlu merembet ke ranah hukum. Seharusnya, tegas dia, semua pihak punya tanggung jawab untuk membangun sistem pemilu dan demokrasi yang baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang hasilnya bisa dipercaya oleh publik. Apalagi yang lebih tidak adil lagi kalau hoaks dari pihak lain dibiarkan. Tapi bagi saya, masyarakat kita punya akal sehat untuk menilai setiap informasi," tuturnya.
 
Baca juga: Pengamat: Karakter Andi Arief Berlawanan dengan SBY
 
Benny pun menyatakan bahwa Andi Arief tidak bersalah. Sebab, ujar dia, Andi hanya mempertanyakan kebenaran informasi yang didapatkannya dari pihak lain.
 
"Jangan dia yang menanyakan itu dituduh menebar hoaks. Lama-lama nanti orang masyarakat apatis 'ya sudah lah pemerintah urus sendiri', enggak benar dong kita ingin membangun pemilu yang akuntabel, yang integritasnya bisa dipercaya, transparan," ketus Benny.
 
Kemudian, menurutnya, Informasi dalam kicauan Andi sebaiknya jangan disebut sebagai upaya mendelegitimasi. Sebaliknya, ditekankan upaya tersebut sebagai peringatan bagi KPU agar lebih waspada dalam mengiringi pilpres.
 

 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif