Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sigit Pamungkas - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sigit Pamungkas - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

Sikap KPU Proses Hukum Hoaks Surat Suara Tepat

Pemilu pilpres 2019 hoax
Whisnu Mardiansyah • 05 Januari 2019 15:52
Jakarta: Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sigit Pamungkas sepakat dengan sikap KPU memproses hukum kasus hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos. Kasus ini bisa menggangu proses penyelenggaraan pemilu.
 
"Itu bisa dibenarkan karena mengganggu, isu yang di luar KPU itu mengganggu tugas penyelenggaraan pemilu," kata Sigit di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu, 5 Januari 2018.
 
Sigit menyebut kasus hoaks ini berpotensi mendelegitimasi KPU sebagai pihak penyelenggara pemilu. Merekalah yang memiliki otoritas memproduksi perlengkapan logistik pemilu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ketika mereka terdelegitimasi merasa kepentingan lembaganya terganggu, mereka mau tidak mau harus melaporkan. Karena ini kan sesuatu yang memang tidak ada, kecuali kalau ada faktanya," ucap dia.
 
(Baca juga:Demokrat Tuding Kasus Andi Arief Didramatisasi)
 
Di sisi lain, KPU perlu mempolisikan pihak-pihak yang turut menyebarkan berita hoaks ini. Pelaporan proses hukum ini untuk menimbulkan efek jera agar berita-berita hoaks yang mengganggu stabilitas penyelenggara pemilu tidak lagi terjadi.
 
"Setiap hoaks ini harus segera direspons dan dilaporkan kepada penegak hukum supaya ditindak dan tidak ada yang berusaha mengulangi," tandas dia.
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif